41 TKA Asal Cina Sudah Tiba Kembali Di Suak Puntong

bimcmedia.com,  Nagan raya : Belum hilang di ingatan Masyarakat tentang 39 Tenaga Kerja Asing  (TKA) asal Negeri tirai bambu Masuk Kabupaten Nagan raya hingga sempat menuai protes sampai pada pengusiran karena dipermasalahkan visa atau izin kerja masuk ke kawasan proyek PLTU 3-4 di gampong Suak puntong.

TKA asal cina tiba di Nagan Raya /FL

Hari ini (jum’at, 11/9/2020) 41 Rakyat Cina sebagai Tenaga Kerja kembali di datangkan ke Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 di kabupaten Nagan Raya via bandara Cut nyak dhien didaratkan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh Edi Kamal saat dikonfirmasi bimcmedia.com  (jum’at, 11/09/2020) mengaku kaget mendapat khabar telah tiba kembali TKA Asal cina di bumi sejuta sawit untuk di pekerjakan di proyek PLTU 3-4

” Saya baru dapat informasi dari Masyarakat bahwa TKA Cina sudah tiba lagi ke Nagan Raya, Sementara penduduk lokal banyak pengangguran, bagaimana ini keluh warga ” Ujar politisi Demokrat itu.

Tenaga kerja Asing asal Cina saat ini telah dibawa ke lokasi proyek PLTU 3-4 di gampong Suak puntong, kecamatan Kuala pesisir Kabupaten Nagan Raya untuk diisolasi sebelum dipekerjakan nantinya, tentu semua dokumen sebagai pendatang harus dilengkapi, ulasnya

Edi mengakui telah menghubungi pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi propinsi Aceh untuk melakukan chek dokumen pribadi TKA yang baru tiba, supaya tidak menimbulkan kegaduhan nantinya, termasuk tes covid19 mesti dilakukan secara baik agar keresahan Masyarakat disekitar lokasi proyek teratasi

” Petugas  Disnakertrans Propinsi akan segera ke lokasi karantina TKA guna dilakukan chek dokumen kerja dan hal lain yang dianggap perlu” Tegasnya

Di sisi lain Wakil Rakyat ini diberbagai kesempatan selalu meminta pihak Pengendali proyek agar memperkerjakan Masyarakat lokal, Sebab bila kesempatan itu tidak diberikan ke warga sekitar dikhawatirkan akan timbul gejolak konflik sial nantinya,

Bila tenaga kerja lokal kurang menguasi pengetahuan tentang teknis maka pihak disnaker sudah boleh melatih kaum muda lokal guna dipersiapkan untuk tenaga kerja sesuai kebutuhan proyek PLTU tersebut, jangan terus-terusan didatangkan dari luar Negeri, ujarnya

” Berilah kesempatan kerja ke pihak lokal, jangan didatangkan selalu dari luar Negeri, kita bukan anti Asing tapi sayang Rakyat setempat yang butuh pekerjaan ” Keluh edi

Kita berharap pemerintah dan pihak PT. Meulaboh Power Generation (MPG) segera merealisasi komitmen pemberdayaan Masyarakat lokal di proyek PLTU 3-4, jangan sampai warga sekitar menjadi penonton budiman sejak proyek itu dikerjakan, Maka kita juga berharap penduduk lokal mesti pro aktif dalam mempersiapkan skil kerja agar tak ada alasan perusahaan menolak nantinya.tutup tokoh kesehatan Nagan Raya tersebut semangat.


(FL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: