Akhir Masa Jabatan Bupati Ramli MS, Jalan Lintas UTD Tak Kunjung Diperbaiki

UTD
Jalan lintas UTD, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. | Foto: Banta Sulaiman.

Bimcmedia.com, Meulaboh; Masyarakat Gampong Ujong Tanoh Darat (UTD) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk memperbaiki kerusakan jalan antar desa dan antar kecamatan di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat yang kondisinya rusak parah.

"Karena jalan itu adalah sering dilintasi mahasiswa menuju Universitas Teuku Umar (UTU) dan merupakan akses penting bagi masyarakat jikalau bisa segera di perbaiki karena memang rusak parah," Ucap Tarmizi salah seorang warga setempat kepada bimcmedia.com, Minggu (31/07/2022).

Kemudian H. Tarmizi mengatakan, jalan yang menghubungkan beberapa gampong dan Kecamatan tersebut telah rusak parah hampir 11 tahun lamanya, setara dengan dua priode kepemimpinan Bupati di Aceh Barat, sayangnya hingga kini tak kunjung dilaukan perbaikan oleh pemerintah setempat.

"Rusaknya dari tahun 2011, sampai sekarang belum di perabaiki dan masih dengan kondisi rusak berat," Pungkas Haji. Tarmizi.

Masih kata H. Tarmizi, warga Gampong Ujong Tanoh Darat meminta pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk memperbaiki jalan kabupaten yang mengalami kerusakan parah sepanjang 2 Kilo Meter (KM) bukan tanpa sebab, pasalnya di lintasan tersebut kerap terjadi kecelalaan bahkan telah merenggut korban jiwa.

"Untuk korban kecelakan (meninggal dunia) satu orang itu sekitar tahun 2016," Tambahnya Manta Geucik Gampong UTD.

Menurut Mantan Geucik Gampong UTD itu, saat ini kondisi jalan rusak parah dan sulit dilalui, kondisi itu diperparah dengan tingginya curah hujan serta terdapatnya lombang berukuran 1-1,5 meter di beberapa titik pada ruas jalan tersebut.

Upaya untuk mendesak perbaikan jalan telah di tempuh olah masyarkat setempat dengan berbagai cara di antaranya menyurati Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, bahkan pemerintah Provinsi Aceh. Namun sampai hingga kini belum ada tanggapan apapun.

"Dari desa ada kami ajukan surat-surat (Surat Permohonan Perbaikan Jalan-Red) ada yang di tujukan ke Kabupaten dan ke Provinsi, yakni tahun 2017 dan 2018, hingga kini belum ada tanggapan," Tambahnya lagi.

Berdasarkan keterangan H. Tarmizi, Pada pemilihan Kepala Daerah priode 2017-2022 silam, Bupati Aceh Barat Ramli MS meraih suara terbanyak di Gampong tersebut, kendati demikian kondisi jalan hingga akhir masa jabatan Ramli MS tak kunjung di aspal (Perbaikan).

"Bupati Ramli menang disini, kalau untuk di janjikan perbaikan jalan ada tapi sampai sekarang tidak ada apa-apa," Tutup pria yang pernah menjabat Aparatur Gampong hampir 30 tahun itu.

Terakhir hingga berita ini di tayang Bimc Media belum mendapatkan keterangan langsung dari pihak pemerintah setempat.

***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!