AMPSI Dukung Pemerintah, Desak Bakrie Group Bayar Hutang Negara

AMPSI Dukung Pemerintah
Aksi Dukungan Pemerintah Bayar Hutang Negara | Ist

Bimcmedia.com Jakarta- Demo depan Kementerian Keuangan yang tergabung dari Aliansi Mahasiswa Peduli Sosial Demokrasi (AMPSI) dukung Pemerintah untuk menagih hutang negara kepada PT. Lampindo Bratas selaku anak perusahaan Bakrie Group. Aksi berlangsung di tengah derasnya hujan. (01/7/2021).

PT. Minarak Lampindo Memiliki hutang yang sangat besar kepada pemerintah Indonesia. Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2019, pemerintah mencatat hingga 31 Desember 2019 total hutang Lampido berantas dan minarak kepada pemerintah sebesar Rp. 1,91 Triliun.

"Kami memberikan jangka waktu satu bulan kepada Bakrie Group untuk menyelesaikan hutangnya. Kepada pemerintah kami mendorong untuk menyita aset milik Bakrie Group jika tidak ada niatan baik dari Bakrie Group dalam menyelesaikannya" Ungkap Agus Maulidar, Selaku Korlap demonstrasi.

"Terhitung sejak tanggal 26 mei 2006 kasus lampindo di Sidoarjo, Jawa Timur masih menyisakan persoalan saat ini. Tiada lain adalah PT. Minarak Lampindo Jaya, sebab hutang negara adalah hutang masyarakat yang harus segera mungkin dilunaskan". Ungkap Agus

Agus selaku Koordinator (Korlap) Lapangan  dalam demonstrasi tadi yang berlokasi di depan Gedung Kementerian Keuangan (KemKeu)  menegaskan kepada Pemerintah dan kepada Bakrie Group untuk sesegera mungkin menyelesaikan segala atas hutang piutang yang pada sampai saat ini belum juga diselesaikan oleh Bakrie Group.

Agus juga menegaskan, bahwasannya jika aspirasi dan suara mereka jika tidak diindahkannya, maka mereka akan melakukan demonstrasi dengan masa yang lebih besar lagi. Baginya ini bukan persoalan biasa, ini terkait Hak Masyarakat yang harus dibayar, AMPSI dukung pemerintah jika akan bekerja untuk membayar hutan mg tersebut.

.

"Pemerintah harus lugas dalam hal ini, dan Bakrie Group pun harus sadar akan hutangnya, jangan diam dan pura-pura tuli, sekali lagi saya tegaskan kepada Bakrie Group, BAYAR HAK RAKYAT!!!" tegas Agus. Tutupnya.


Komentar

Loading...
error: Content is protected !!