Azwar Abubakar Kupas Peluang dan Hambatan Transformasi Ekonomi Desa Di UTU

Azwar Abubakar Kupas Peluang dan Hambatan Transformasi Ekonomi Desa Di UTU
Rektor UTU Frof. Jasman menyerahkan cendramata kepada Dr. Azwar Abubakar saat Dies Natalis ke 14 selasa 10/11/2020/bimcmedia.com/Foto : FL

bimcmedia.com, Meulaboh : Pada Dies Natalis Ke 14 Universitas Teuku Umar (UTU) tahun 2020 , Dr.Ir.H.Azwar Abubakar, MM diberi kesempatan untuk mengisi Orasi Ilmiah tentang Peran Mahasiswa/Kampus dalam transformasi Desa, pendekatan kolaborasi

Mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara - Reformasi Birokrasi 2011-2014 lalu menjelaskan 82% wilayah Indonesia adalah kawasan pedesaan namun penyumbang ekonomi terbesar adalah daerah perkotaan, persentase kemiskinan desa dua kali dibandingkan perkotaan,

Untuk memperbaiki keadaan tersebut pemerintah sejak tahun 2014 dengan Legislatif memutuskan untuk mengalokasikan dana langsung untuk pembangunan pedesaan yang kemudian dikenal dana desa, jelasnya

"Secara Nasional besaran dana desa yang diberikan terus meningkat dari tahun 2015 sampai 2020 dengan angka 20,7 T pada 2015 dan kini jumlahnya sebesar 72 Triliunan" Kata mantan Gubernur Aceh tersebut

Transformasi dari desa pertanian menjadi desa maju dilakukan dengan membangun industri baik industri hasil pertanian maupun maupun industri sektor produktif lainnya, kata Azwar dihadapkan para undangan Dies Natalis

Menurutnya, Transformasi tersebut memerlukan beberapa hal diantaranya intervensi modal, energi listrik, jaringan logistik, teknologi, kepemimpinan, Sumber Daya Manusia dan infrastruktur, berbagai aspek tersebut menjadi peluang dan hambatan bagi upaya transformasi ekonomi desa di Aceh.

Dalam proses transformasi ekonomi, Masyarakat desa setempat harus dapat berkolaborasi dan berfikir solutif untuk memecahkan masalah, tranformasi perlu didukung infrastruktur yang dibangun dengan semangat gotong royong, paparnya

Transformasi juga perlu didukung inovasi, dibangun berdasarkan potensi desa yang telah teridentifikasi, studi banding dan pengetahuan dari kampus serta keinginan kuat untuk merubah diri, temannya

Mahasiswa dan dosen dapat menjadikan desa sebagai tempat penelitian utamanya, hasilnya dimanfaatkan untuk mendorong proses transformasi mulai dari tahap diagnosa atau pemetaan potensi desa, perencanaan pembangunan, khusus nya ekonomi, hingga tahap pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, urainnya

Selain harapan itu, Azwar juga meminta Gubernur Aceh dalam keaempatan tersebut agar mengalokasikan Anggaran desa lebih besar untuk kesejahteraan dari pada pembangunanan fisik, supaya program memajukan desa lebih cepat terealisasi

Usai acara dalam sesi wawancara dengan media, Azwar mengatakan untuk memajukan desa perlu ada contoh di Aceh, kalau sudah ada satu dua maka yang lain ikut semua, " Bak tapeuyakin phon yang brat" Meyakinkan pertama yang berat di Aceh

Ditanya pandanya terhadap UTU di Usia 14 tahun, Azwar mengungkapkan Kualitas Luar biasa, Infrastruktur juga luar biasa kemajuan nya kemudian tahap ketiga Manfaatnya untuk Masyarakat bagaimana harus luar biasa, diamini Rektor dan Gubernur Aceh yang diwakili staf ahli.

---

(FL)

Komentar

Loading...