Breaking News

BADKO HMI Jabodetabeka-Banten Aksi Di Kementerian BUMN: Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM Subsidi

Laporan ,
Bimcmedia.com
Bimcmedia.com | BADKO HMI Jabodetabeka-Banten Aksi Di Kementerian BUMN: Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM Subsidi

Bimcmedia.com, Jakarta; Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jabodetabeka-Banten telah mengelar aksi di Kementerian BUMN, Jum’at, (26/08/2022).

Korlap aksi Rusdy menjelaskan dalam keterangan pers rilis yang dikirim kepada pewarta Bimcmedia.com adapun aksi yang digelar berkaitan dengan Rencana pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Diketahui, beban APBN terhadap sektor subsidi energi BBM sebesar Rp. 502,4 triliun bahkan diperkirakan bisa mencapai Rp. 600 triliun, ujarnya.

Rusdy melanjutkan dalam kondisi saat ini rencana kenaikan harga BBM subsidi bukanlah satu pilihan yang tepat.

Sebaiknya Pemerintah fokus mencari format pembatasan BBM subsidi yang selama ini diperkirakan sebesar 60 persen tidak tepat sasaran sehingga menjadi beban APBN. Bukan malah menaikan harga BBM ditengah kondisi perekonomian rakyat yang belum pulih.

Jika pemerintah masih bertahan pada format kenaikan harga BBM subsidi dapat dipastikan akan memicu inflasi dan berdampak buruk pada daya beli masyarakat ditengah kondisi ekonomi rakyat yang belum pulih dari dampak pandemi Covid19.

Kalau pun pembantu - pembantu Presiden Jokowi dalam hal ini Menteri BUMN (Erick Tohir), Menteri ESDM (Arifin Tasrif)
yang bersangkutan jika tidak mampu mencari format dan memberikan solusi, baiknya Presiden Jokowi mengambil langkah tegas dengan reshuffle kedua menteri tersebut, tegas korlap aksi Rusdy.

Disisi yang lain, sebaiknya pemerintah fokus pada pembangunan yang prioritas saja sehingga APBN tidak terbebani dengan proyek-proyek yang menguras APBN.

HMI tegas menolak rencana kenaikan harga BBM subsidi yang berdampak buruk pada perekonomian rakyat, tutup korlap aksi Rusdy dan dia juga Ketua Bidang Eksternal BADKO HMI Jabodetabeka-Banten.***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!