Bangun ruang baru, uang dikutip pada wali murid di MIN 3 Aceh Barat

Bangun ruang baru
Bangunan Ruang Baru yang Dibangun pakai uang dikutip

bimcmedia.com, Meulaboh : Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Aceh Barat bangun ruang baru dengan mengumpulkan uang dari wali murid hingga ratusan ribu rupiah, atas isiatif pihak komite sekolah guna mengakomodir calon siswa baru yang diluar kapasitas sekolah keberatan dengan kutipan. Itu

Salah seorang warga yang diminta namanya tidak ditulis menghubungi pewarta bimcmedia.com Kamis (24/6/2021) mengatakan keberatan dengan kebijakan sekolah mengumpulkan uang untuk pembangunan ruang belajar yang baru sebab setahunya Pemerintah sudah melarang sekolah melakukan pengutipan apapun pada wali murid

Dikonfirmasi secara terpisah pada hari yang sama, kepala Madrasah ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Aceh Barat Nurdin,S.Pd kepada media ini menjelaskan, pihak sekolah tidak terlibat dalam pengutipan iuran untuk membangun lokal baru, itu murni inisiatif pihak komite sekolah

Menurutnya, MIN 3 Aceh Barat tahun 2021 secara ketentuan mampu menerima murid baru sebanyak 70 orang, mekanisme dilakukan sesuai kebiasaan yakni membuat pengumuman penerimaan siswa, namun setelah ditutup pendaftaran ternya ada sejumlah anak disekitar sekolah belum mendaftar akhirnya pihak komite memohon agar bisa ditampung karena putra-putri Masyarakat sekitar

Pihak sekolah tidak bisa mengakomodir lagi karena kemampuan lokal hanya untuk 70 orang murid, dasar itu pihak komite meminta izin Kepala sekolah agar diranah kosong bisa dibangun ruang baru oleh wali murid, akhirnya Mereka musyawarah dan sepakat mengumpulkan dana demi mendapat kesempatan belajar anak Mereka, ujar Nurdin

Ketua Komite Sekolah MIN 3 Aceh Barat, Muksin,S.Pd / bimcmedia.com

" Terkait berapa dana per orang dan siapa pemegangnya Saya tidak tau, untuk lebih jelas tanya saja pada komite sekolah" saran mantan kepala MIN 8 Aceh Barat

Pihak sekolah memberikan izin lokasi karena alasan Mereka demi pendidikan anak, dasar itu tak mungkin kita larang, dan semua kesepakatan wali murid tidak ada campur tangan sekolah, sehingga bila itu bermasalah dikemudian hari maka pihak sekolah diluar tanggung jawab, ungkapnya

" Bagi kami jika ada donatur yang mau membangun ruang kelas baru, silahkan, gak mungkin ditahan apalagi demi menyelamatkan anak Bangsa, tapi secara tegas saya katakan sekolah tidak terlibat apapun dalam pengutipan uang, bila ada yang mengatakan kepala sekolah ambil kutipan, itu murni salah besar" terangnya

Ketua Komite Sekolah MIN 3 Aceh Barat Muksin,S.Pd kepada bimcmedia.com Jum'at (25/6/2021) mengatakan benar pihak wali murid mengumpulkan uang setelah Musyarawah pada pertengahan bulan mei lalu untuk membangun ruang kelas guna menampung siswa sekita sekolah yang tertinggal saat mendaftar di tahun 2021

" Dalam hal itu komite sekolah memfasilitasi pengumpulan uang sebesar Rp.430.000.-/orang tua calon siswa dan membentuk panitia, maka dalam hal ini pihak kepala sekolah tidak terlibat" tegasnya

Menurut Kepala SMAN 1 Meureubo tersebut alasan dibuat Musyawarah untuk membangun lokal baru karena ada sejumlah calon siswa belum mendaftar sementara kemampuan sekolah menampung 70 orang sudah penuh, maka demi keselamatan anak warga sekitar sekolah pihak komite memfasilitasi pertemuan dan meminta izin Kepala sekolah untuk memakai lokasi kosong guna membangun ruang baru agar anak-anak bisa sekolah

Membangun lokal baru butuh biaya sampai Rp.47 juta, dikutip pada Masyarakat juga bukan sekaligus, malah jika ada Warga yang tidak mampu anaknya tetap kita dorong untuk bisa masuk sekolah, tidak ada paksaan semua tercatat dalam berita acara musyawarah,, terangnya

Jika ada pihak yang mengatakan bahwa kepala sekolah mengutip uang pada wali murid untuk membangun lokal baru, itu tidak benar, karena semua yang dilaksanakan oleh komite sekolah hasil Musyawarah bukan perintah sekolah, demi menyelamatkan anak-anak disekitar sekolah maka kesempatan bangun ruang baru dicapai dalam Musyawarah, ulang ketua komite menegaskan.

( FL)

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!