Breaking News

Begini Penilaian Pemuda Nagan Raya Terhadap Kinerja Bupati Jamin Idham Hingga Akhir Periode

Pasangan Bupati Nagan raya HM. Jamin Idham SE, dan H. Chalidin Oesman, S.E., M.M. (JADIN) foto/ist

Bimcmedia.com, Suka Makmue: Masa kepemimpinan Bupati Nagan Raya H.M.Jamin-Chalidin akan berakhir pada tanggal 9 Oktober mendatang, lalu apa karya dan prestasi yang telah diwujudkan selama ini dalam pembangunan Masyarakat dan Infrastruktur, tak semua memuji banyak juga mengkritisi

Salah seorang Pemuda kabupaten Nagan Raya menilai visi-misi Bupati Nagan Raya belum terealisasi sampai akhir masa jabatannya, bahkan dianggap H. M Jamin Idham, S.E gagal selama ini merealisasi ucapannya yang dijanjikan saat pertama mencalonkan diri sebagai pimpinan Daerah tersebut

Sebagaimana diketahui Visi-misi Bupati Nagan Raya salah satunya meningkatkan kondisi dan permasalahan yang dihadapi serta isu-isu strategis daerah selama 4 tahun terakhir, diantaranya adalah: Mewujudkan Kabupaten Nagan Raya yang sejahtera, Mandiri,maju dan berdaya saing melalui pemberdaya ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya Manusia berlandaskan syariat Islam"

Atas dasar itu salah seorang pemerhati Nagan Raya Hasmainor kepada bimcmedia.com Sabtu (17/9/2022) mengatakan, selama Bupati H. M Jamin Idham menjabat sebagai pimpinan kabupaten tersebut dia menilai gagal dalan kinerjanya,

Hal itu mengacu kepada Visi-misi selama ini yang dijanjikan ternyata banyak belum terealisasikan hingga tugasnya hampir berakhir beberapa hari lagi

Selama ini hal dijalankan Bupati Nagan Raya diluar dari pada visi-misi yang dijanjikan pada tahun 2017 lalu dan sampai akhir jabatannya di tahun 2022 ini belum dijalankan,, Terangnya Hasmainor pada media ini

Salah satu janji Jamin yang dipertanyakan kejelasannya, setiap ada kematian warga Nagan raya akan di salurkan biaya sebesar Rp.21 juta per Kepala Keluarga (KK), Namun hal itu hanyalah sebagai tipuan bagi Masyarakat Nagan Raya guna Memenangkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) saat itu, pungkasnya

"Janji biaya santunan Kematian Rp 21 juta/KK harus diselesaikan, rakyat jangan dibohongi karena itu bertentangan dengan visi-misi Bupati Jamin" tegas pemuda kritis tersebut

Hasmainor menambahkan adapun mutu pembangunan dan kemajuan pendidikan Nagan Raya kini juga belum terlaksanakan dengan baik, tapi sayang jarang pemerhati menyuarakan hal itu

"Banyak sekolah yang tertinggal di Nagan Raya ini yang luput daripada kepedulian nya sebagai pimpinan Daerah". Imbuhnya

Adapun demi kemajuan daerah dan perekonomi, serta kemakmuran Masyarakat Nagan Raya kini banyak kecamatan di wilayah tersebut tertinggal dan belum ada kemajuan, salah satunya dari segi teknologi informasi dan pendidikan, terangnya lagi

Dari segi teknologi informasi banyak daerah di Nagan Raya yang belum tersentuh jaringan internet, ini juga salah satu penyebab terhambatnya kemakmuran Rakyat, katanya saat dikonfirmasi media ini

Pemuda tersebut yang terpaksa mengungkap fakta ke media berharap Bupati NARA agar dapat menyelesaikan janjinya dengen segera, walaupun masa tugas sudah berlaku singkat hanya tinggal beberapa hari lagi

"tolong selesaikan Visi-Misi jangan hanya janji manis saja," Tutupnya

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!