Bentuk Aksi solidaritas, Puluhan Karyawan PT Laot Bangko Mogok Kerja

PT Laot Bangko
Ratusan masyarakat Kampong Jontor dan serikat pekerja PT laot Bangko melakukan aksi solidaritas di depan Kantor Manejer PT laot Bangko, Selasa 21 Juni 2022. | Foto Mansah Berutu

Bimcmedia.comSubulussalam :  Sebagai aksi solidaritas atas dua orang rekannya yang ditahan polisi atas insiden laka lantas di saat masih jam kerja, sekolompok karyawan PT Laot Bangko dan juga Ratusan masyarakat kampong Jontor Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam menggelar mogok kerja hingga melakukan blokade portal akses menuju kantor perusahaan tersebut, Selasa 21 Juni 2022

Apa yang kami  lakukan hari ini merupakan bentuk solidaritas dan menyampaikan beberapa tuntutan kepada pihak perusahaan seperti terhadap kedua rekan mereka yakni Mahdi dan Sahyu yang saat ini masih ditahan polisi atas insiden laka lantas beberapa hari yang lalu,"Kami ingin hari ini juga mereka di lepaskan" Kata Salah Seorang karyawan PT Laot Bangko dengan nada tegas.

Bukan hanya itu saja kata dia pihak perusahaan juga harus menarik serta menghapuskan surat pernyataan yang sudah  dikeluarkan oleh perusahaan yang ditujukan kepada Mahdi beserta keluarga.

"Kami meminta kepada pihak perusahaan untuk segera menarik dan menghapus surat pernyataan yang dikeluarkan perusahaan ditujukan kepada keluarga Mahdi"Ucapnya

Disamping itu ia yang juga meminta agar Manejer PT laot Bangko yang saat ini di pegang oleh Aula Picus Ginting Manik untuk turun dari jabatannya karena dinilai kebijakan-kebijakan yang diambil sering menimbulkan keresahan bagi masyarakat dan juga tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Disisi lain dia  juga menuntut agar pihak perusahaan untuk mengeluarkan peraturan, dimana peraturan itu sudah di runding kan dan disepakati dari pihak perusahaan dan pihak serikat pekerja selaku perwakilan dari seluruh karyawan PT Laot Bangko.

Ditegaskan pihaknya  juga menuntut perusahaan selama proses poin satu dan dua belum juga terealisasi maka seluruh karyawan dari perusahaan tersebut juga melakukan aksi mogok kerja dan upahnya tetap harus dibayarkan.

Amatan media bimcmedia.com aksi itu hampir ricuh akibat provokasi yang tidak bertanggungjawab,namun dengan cepat pihak polres Subulussalam mengamankan jalannya aksi tersebut.

***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!