Breaking News

Berantas Judi Online, Polres Aceh Barat Ringkus Tiga Penjual Chip Domino.

Konferensi Pers Oleh Kapolres Aceh Barat. Foto/ist

Bimcmedia.com, Meulaboh; Sat Reskrim Polres Aceh Barat berhasil meringkus tiga orang tersangka penjual (Agen) judi online Chip Higgs Domino yang saat ini menyita perhatian sejumlah kalangan masyarakat di Aceh.

Dalam Konferensi Pers Bersama Wartawan di Mapolres setempat, Senin (22/08/2022), yang dipimpin langsung Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso dihadiri para PJU dilingkungan Kepolisian Resor Aceh Barat memaparkan tiga kasus yang berhasil di ungkap beberapa pekan terakhir, diantaranya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Obat Terlarang (Narkoba), Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) dan praktik judi online Chip Higgs Domino.

Terkait praktik judi online, jajaran Polres Aceh Barat mengamankan sebanyak tiga orang tersangka masing-masing, S, MY dan AJ yang diamankan petugas di Kecamatan Johan Pahlawan, Meureubo dan Khaway XVI.

Selanjutnya dari tangan para tersangka petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 3 unit handphon (HP), sejumlah uang tunai dan bukti pengiriman Chip Higgs Domino.

"Ada tiga tersangka maisir (Judi online) yang di tangkap di tiga tempat yang berbeda dengan barang bukti (Handpone, uang tunai, dan bukti pengiriman Chip Higgs Domino-Red)," Pungkas AKBP Panji Santoso.

AKBP Panji Santoso juga menambahkan, para tersangka telah melanggar Pasal 20 Jo Pasal 18 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Maisir (Perjudian), dirinya menekankan untuk tersangka agar diberikan hukuman yang berat oleh Mahkamah Syariah dengan harapan praktik judi online hilang dari bumi Aceh Barat.

"Untuk maisir, ancaman hukumannya cambuk paling banyak 45 kali atau denda paling banyak 450 gram emas murni dan untuk penjara paling lama 45 bulan dan untuk pelaku kami informasikan ke Mahkamah Syariah agar dihukum seberat beratnya agar praktik judi ini hilang," Jelas Kapolres Aceh Barat.

Selengkapnya Kapolres mengajak wartawan beserta unsur lainnya untuk sama-sama berantas penyakit maisir yang menyebar di kalangan masyarakat, serta kejahatan apapun yang terjadi. Demikian pungkas Pandji

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!