Bom Bunuh Diri, Ketum SEMMI Jaksel : Jangan Dijadikan Penyudutan Kalangan Tertentu

Laporan ,
Bom Bunuh Diri Di Makasar, Ketum SEMMI Jaksel : Jangan Dijadikan Penyudutan Terhadap Kalangan Tertentu
Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Jakarta Selatan, Dwi Panjul/bimcmedia.com

bimcmedia.com, Jakarta : Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Jakarta Selatan, Dwi Panjul turut berduka cita atas kejadian bom bunuh diri yang terjadi di gereja katedral, Makasar.

Saya rasa ini menjadi duka mendalam untuk seluruh rakyat indonesia, ditengah kehidupan kita masih ada orang-orang yang memang terus menebar teror, ungkap panjul.

Panjul kepada bimcmedia.com, Selasa, (30/03/2021) mengungkapkan "Pemerintah harus segera mengusut tuntas dan melakukan minimalisir terhadap terjadinya teror yang memang dilakukan di tengah masyarakat". Ujarnya

Baca Juga :

  1. SEMMI Cab Langsa Menggelar Sekolah Kader I Jilid II
  2. Curah Hujan Tinggi , Drainase Meluap Banjiri Ruas Jalan Di Simeulue
  3. LSM SAYAP: Muara Krueng Teunom Penyebab Gampong Teredam Pasca Hujan Lebat
  4. Jumlah Bertambah 4.083 , Kini Total Positif Corona Di Indonesia 1.496.085
  5. SDLB dan SMPLB Rahmatillah Peringati Hari Air Sedunia

Selain itu dia juga menambahkan, pada sisi lain tidak ada pembenaran terhadap aksi teror bom bunuh diri  tersebut ataupun ajaran-ajaran yang memang mengajak untuk membuat kehidupan bermasyakat yang majemuk itu, sehingga hal tersebut menjadi konflik secara horizontal pada bermasyarakat.

Penegak hukum harus di support untuk mencari tahu siapa oknum yang memang tidak bertanggung jawab yang mencoba membelah atau merusak kehidupan yang tentram di masyarakat dan juga menekankan jangan ada penyudutan terhadap kalangan tertentu ataupun kelompok tertentu karena ini ulah oknum yang keji dan tidak bertanggung jawab, tutup Panjul

Selain itu Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo mengatakan L dan istrinya adalah bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan aksi serupa di Katedral Our Lady of Mount Carmel, Pulau Jolo, Filipina Selatan.

Bom Bunuh Diri Di Makasar, Ketum SEMMI Jaksel : Jangan Dijadikan Penyudutan Terhadap Kalangan Tertentu
Beredar Foto yang Terduga Melempar Bom Bunuh Diri/Foto : Kompas 

Mereka berdua disebut sering ikut pengajian yang berisi doktrin jihad di perumahan Villa Mutiara Cluster Biru, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

"Mereka ada dalam kelompok pengajian Villa Mutiara di mana masing-masing memiliki peran untuk memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana untuk jihad," ujar Listyo Sigit saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Senin (29/3/2021).

Selain itu LIstyo menyebut jika L dan YSF berperan membeli bahan yang akan digunakan untuk alat bom bunuh diri.

Tidak hanya kedua pasangan suami istri, peran merencanakan bom bunuh diri dan mempersiapkan bahan peledak itu, kata Listyo, juga melibatkan 4 warga Bima, Nusa Tenggara Barat.

---

[RL]

Komentar

Loading...