Covid-19 Virus yang Dibuat Manusia? Ini Bukti Orang Amerika Terlibat Teori Konspirasi Corona

Laporan ,
Covid-19 Virus yang Dibuat Manusia
Covid-19 Virus yang Dibuat Manusia

Bill Gates ikut dibawa-bawa dalam teori konspirasi ini. Dalam rekaman video di YouTube, Deddy Corbuzier, ‘Siti Fadilah, Sebuah Konspirasi – Saya Dikorbankan’ yang tayang 21 Mei 2020. Presenter yang terkenal lewat Hitam Putih ini mewawancari Siti Fadilah, mantan menteri kesehatan.

Dalam wawancara dengan durasi 25:46 menit tersebut, ada kesimpulan yang menarik yaitu ‘Saya Tidak Salah, Tapi Saya Kalah’ atau ‘Konspirasi Bill Gates Soal Pandemi 2020’ di mana Siti Fadilah secara jelas memberikan gambaran mengenai ramalan pemilik Microsoft itu beberapa tahun lalu.

Siti Fadilah mengaku berhasil menghalau flu burung yang hampir membuat seluruh dunia lockdown bertahun-tahun lalu. Namun, WHO tampaknya tidak senang dengan keputusan yang diambil oleh seorang menteri dari Indonesia. WHO yang kalah banding dengan teori vaksin, bisnis dan lain-lain tampaknya harus membungkam Siti Fadilah. Tak lama, Siti Fadilah divonis megakorupsi yang tidak pernah dilakukannya. Untuk lengkap, bisa menonton di kanal YouTube Deddy Corbuzier.

Di menit ketiga, Deddy bertanya, “Di mana-mana Ibu mengatakan, jangan menggunakan vaksin dari Bill Gates, menurut pengalaman Ibu kenapa?” Jelas sekali kalau diskusi ini tidak ringan tetapi masyarakat harus tahu. Kembali lagi, ini soal konspirasi, entah benar entah salah.

Siti Fadilah mencoba memberikan pandangan sesuai keberatan hatinya. Dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos (Swiss) awal tahun 2017, Bill Gates berdiri sebagai pembicara utama namun menganalisa soal pandemi yang akan terjadi di tahun 2020. Siti Fadilah merasa keberatan karena Bill Gates adalah ahli virus komputer bukan virus manusia (soal kesehatan).

Baca Juga:

Kejanggalan demi kejanggalan dalam analisa Siti Fadilah berbuah manis dalam hidupnya. Siti Fadilah kemudian ‘dibungkam’ dalam penjara sedangkan mereka yang akan kaya raya, termasuk buzzer di internet, terus menyuarakan kepentingan vaksin dan vaksin.

Masih dalam wawancara dengan Deddy Corbuzier, Siti Fadilah dengan tegas memberikan pendapat bahwa untuk membuat vaksin Covid-19, para ahli dan tenaga medis Indonesia sangatlah sanggup. Indonesia tidak perlu membeli vaksin, bahkan alat untuk tes virus ini (suhu tubuh) dari luar negeri, apalagi dari Amerika Serikat.

Alasan yang masuk akal kalau kita memahami dengan baik – bagi yang mau, tentu bukan bagi buzzer. Secara logika, iklim tubuh orang Asia Tenggara (Indonesia) sangat jauh berbeda dengan Wuhan (China) apalagi Amerika Serikat. Jadi, kalau vaksin yang telah dibuat untuk warga Amerika dan cocok di sana, sampelnya akan berbeda dengan suhu tubuh di masyarakat Indonesia. Satu atau dua mungkin berlaku, tetapi persen yang besar lain tidak akan mungkin.

Siti Fadilah tentu memiliki pengetahuan yang lebih banyak dari kita. Tetapi yang pasti, besar dana yang dikeluarkan oleh Bill Gates (sejak dulu jika benar perkiraan Siti Fadilah) untuk menemukan vaksin Covid-19 ini, sangatlah besar. Bill Bates memiliki lembaga sosial dan pendidikan. Semua orang tahu. Tetapi orang kaya di dunia ini memiliki ambisi yang sebenarnya bukan jalannya; yaitu soal vaksin virus manusia bukan vaksin virus komputer.

Kenapa tidak masuk akal keterlibatan Bill Gates dalam penelitian dan pembuatan vaksin Covid-19 ini? Bill and Melinda Gates Foundation mendanai pengembangan vaksin Covid-19 dengan angka yang fantasis, yaitu US$ 300 juta (setara Rp 4 Triliun lebih).

Wajar orang berpendapat aneh karena Bill Gates selama ini dikenal sebagai otak utama ‘virus’ komputer dengan kehebatan Microsoft. Memang, kalau bicara kekayaan Bill Gates (US$ 98 Miliar) tidak ada yang mustahil untuk dilakukan, apalagi untuk kemanusiaan. Namun, sekali lagi ini adalah konspirasi yang tidak mungkin atau mungkin murni kemanusiaan semata sebab kepentingan lain bisa terlintas.

Teori Konspirasi Bill Gates

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!