Daerah Zona Hijau, Sekolah Di Simeulue Laksanakan PBM Tatap Muka

PBM tatap muka
Proses Belajar Mengajar di salah satu sekolah di darah kabupaten simeulue, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Protkes). Foto : Istimewah

Bimcmedia.com, Simeulue : Penyebaran virus Corona (COVID-19) mengalami penurunan dan menjadikan status wilayah Kabupaten Simeulue sebagai salah satu daerah zona hijau, hasilnya sekolah-sekolah daerah itu telah melaksanakan PBM (Proses Belajar Mengajar) secara tatap muka sejak ahir tahun 2021.

Sebagai mana diketahui melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi Indonesia, pemerintah mulai memberlakukan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara tatap muka. Kendati demikian daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada level 1-3 mendapatkan izin dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.

Seperti halnya, di Kabupaten Simeulue aktivitas Proses Belajar Mengajar (PBM) sudah di lakukan sejak lama. Bahkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka sudah di laksanakan oleh seluruh tingkatan sekolah yang ada di kabupaten kepulauan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Simeulue Rasmidin, S.Pd, mengatakan, aktivitas sekolah-sekolah di pulau itu sudah berjalan secara normal, sebagai mana mestinya, adapun kegiatan PBM seperti ini sudah di lakukan sejak bulan september tahun 2021.

"Kita tatap muka sejak lama, yakni sejak bulan september tahun 2021, karena memang simeulue itu sebagai daerah zona hijau" pungkasnya saat di konfirmasi oleh bimcmedia.com pada Senin, (17/01/2022).

Selain itu pada kegiatan PMB (Proses Belajar Mengajar) di wilayah kabupaten kepulauan tersebut untuk saat ini tidak ada pemberlakuan pengurangan jam belajar.

Namun, Rasmidin, S.Pd menambahkan, walupun sekolah-sekolah di kabupaten tersebut telah melaksanaan proses belajar mengajar secara tatap muka dan tidak ada pengurangan jam belajar, kendati demikian akan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Protkes).

Adapun protokol kesehatan yang dimaksud seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menjaga pola hidup sehat khususnya dalam lingkungan sekolah. Hal ini di upayakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Simeulue khususnya dalam lingkup dunia pendidikan.

" Untuk Protokol Kesehatan (Protkes) akan tetap dijalankan ,Insya allah," ucap Rasmidin S.Pd,

Terakhir, salah satu wali murid siswa juga menjelaskan, dengan proses belajar mengajar tatap muka seperti saat ini menjadikan semangat para siswa dalam belajar juga kian meningkat dan dinilai lebih mudah memahami mata pelajaran yang disampaikan para guru.

" Kita bersyukur tentunya anak-anak kita dapat mejalani kegiatan belajarnya secara tatap muka sepeti biasanya, sebab dengan begini anak kita lebih mudah memahami mata pelajaran yang disampaikan para gurunya" jelas Agus saat di konfirmasi bimcmedia.com.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!