Data Pasien Covid-19 Dikabarkan Terkena Breach

Bimcmedia.com, Jakarta : Menteri Komunikasi dan Informatka Johnny G. Plate memastikan 230.000 data pasien Covid-19 yang dikabarkan terkena breach atau leak hingga saat ini aman. Hal itu berdasarkan evaluasi  dari sisi data center dan cloud computing serta interopabilitas data yang ada di Kementerian Kominfo.

kominfo
Menteri Komunikasi dan Informatka Johnny G. Plate

“Berdasarkan evaluasi dari sisi data center dan cloud computing serta interopabilitas data yang ada di Kominfo hingga saat ini aman. Demikian yang saat ini dilakukan untuk data breach dan data leak di platform-platform digital atau aplikasi-aplikasi besar yang selama ini disampaikan atas kebocoran  data,” tegasnya dalam sesi tanya jawab dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR-RI di Gedung Wisma Nusantara II, Jakarta, data lansiaran menkoinfo.

Menteri Jhonny menyatakan Kementerian Kominfo mendapat informasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mempunyai kewenangan keamanan data Covid-19 dan secara khusus melakukan cleansing terakhir sebelum disampaikan ke dashboard Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas.

“Tetapi, kita perlu melakukan koordinasi dan evaluasi seperti apa sebenarnya. Kalau dilakukan yang disebut dengan forensik data secara teknis, audit forensik data membutuhkan waktu dan kemampuan teknis yang tinggi serta tidak mungkin bisa diselesaikan dalam 1-2 hari,” jelasnya.

Selain itu, kata Menteri Johnny, dilakukan pula evaluasinya bagaimana dari waktu ke waktu guna meningkatkan keamanan teknologi sistemnya dan peningkatan kualifikasi sumber daya manusianya untuk menjaga dan mendukung keamanan data-data di berbagai aplikasi yang ada di Indonesia.(redaksi /DF )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: