Breaking News

Diakhir Kekuasan Bupati Ramli, PDAM Tirta Meulaboh Terancam Kolep

Sahrul Muazir Selaku Direktur Utama PDAM Tirta Meulaboh - Sumber (Foto | FL)

Bimcmedia.com, Meulaboh; Diakhir kekuasaan Bupati Kabupaten Aceh Barat Ramli MS, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Meulaboh yang menjadi pemasok kebutuhan air bagi masyarakat Kota Tauhid Sufi terancam kolep atau tutup, Selasa (04/10/2022).

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Meulaboh Sahrul Muazir, membenarkan perusahan daerah itu akan terancam kolep, pasalnya dari jumlah enam pompa yang tersedia, kini hanya tersisa satu pompa yang berfungsi, sementara yang lain dalam kondisi rusak.

"Kita terkendala tidak ada keseimbangan dan optimal untuk beroprasi karena pompa rusak. Kita pompa ada enam, waktu saya pertama direktur disini cuman satu yang tinggal pompa hidup (Berfungsi)," Kata Direktur PDAM Tirta Meulaboh saat ditemui di ruang kerjanya.

Masih kata Sahrul Muazir, lantaran saat ini hanya satu pompa yang dapat difungsikan, Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Meulaboh tidak dapat beroprasi secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

"Air terkadang tidak cukup untuk masyarakat sebab sekarang air hidup dua jam sekali karena tidak mungkin kita beroprasi dengan satu pompa," Tegas Sahrul.

Sambungnya, jikalau satu pompa yang tersedia dipaksakan beroprasi secara maksimal (Hidup 1x24 jam) tanpa waktu jedah, pompa akan mengalami kerusakan.

Dikhawatirkan, jika satu pompa milik PDAM Tirta Meulaboh yang tersisa ikut megalami kerusakan juga, maka tidak menutup kemungkinan perusahan daerah tersebut akan kolep atau tutup.

"Karena saya dari Januari sampai detik ini hanya satu pompa di tinggalin yang harus kita layani masyarakat 6 ribu orang, satu pompa tidak bisa oprasional 1 kali 24 jam, jika dipaksa sudah meledak dari kemarin," Tutupnya.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!