Ditunda keberangkatan, Pelimpahan Porsi haji meningkat di Aceh Barat

Ribuan Pasangan Menikah
BIMC Media | Khairul Azhar, Kepala Kantor Kementerian Agama (KEMENAG) Aceh Barat | bimcmedia.com

bimcmedia.com, Meulaboh : Keberangkatan Jamaah calon haji tahun 2021 kembali ditunda oleh pemerintah, akibat penundaan tersebut terjadi peningkatan pelimpahan porsi haji meningkat di Aceh Barat hingga mencapai angka 13 orang

Kepala Kantor Kementerian Agama (KEMENAG) Kabupaten Aceh Barat Khairul Azhar Rabu (23/6/2031) kepada bimcmedia.com mengatakan jamaah calon haji tahun 2021 kembali ditunda keberangkatan sebagaimana diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia tanggal 3 Juni yang lalu

Adapun alasan penundaan yang sudah dua tahun tersebut yakni situasi Covid 19, belum keluar izin dari pemerintah Arab Saudi baik untuk Indonesia maupun Masyarakat Internasional kemudian kurangnya waktu persiapan baik dari daerah, Embarkasi maupun keberangkatan, jelasnya

"Mungkin itulah tiga hal yang membuat pemerintah membatalkan keberangkatan haji, dan ternyata itu seiring dengan pernyataan Saudi tidak mengizinkan seluruh ummat muslim berhaji tahun 2021 kecuali internal Negara tersebut" jelasnya

Lebih lanjut Kepala KEMENAG menambahkan,. dari kabupaten Aceh barat jumlah jamaah yang ditunda keberangkatan masih sama seperti tahun 2020 yakni berjumlah 154 orang, dan jamaah tersebut akan menjadi perioritas pada tahun 2022 mendatang sebagaimana pernyataan itu dari Bapak Menteri Agama

Terkait dengan pelimbahan  porsi meningkat karena penundaan dari 2019 sampai 2021, jumlah pelimpahan porsi sudah mencapai 13 orang, pelimpahan porsi dimaksud apabila ada jamaah yang telah melunaskan iuran ibadah haji kemudian batal berangkat karena meninggal dunia maupun sakit tidak mungkin lagi berangkat maka oleh ahli waris atau keluarga dilimpahkan kepada siapa yang ditunjuk untuk menggunakan nya, terang Khairul panjang lebar

Ditanya adakah komplen calon jamaah haji yang ditunda keberangkatan sudah dua tahun, Khairul menjelaskan memang calon jamaah dan panitia bersedih dengan ditunda keberangkatan namun setelah dijelaskan tentang situasi Corona Virus Desease , umumnya jamaah memahami dan tetap bersabar

" Secara hakikat siapapun yang dibatalkan keberangkatan sedih, namun tingkat kesabaran jamaah luar biasa, sebab keberangkatan menunaikan ibadah haji bukan hanya persiapan dari kita, dari internal Saudi yang tidak menerima tamu luar Negeri juga kendala" ujar Khairul kepada pewarta

Pihaknya berharap tahun 2022 tidak ada lagi penundaan sehingga bisa diberangkatkan jamah yang telah tertunda selama dua tahun, dengan harapan pemerintah Arab Saudi juga tidak lagi melarang kedatangan jamaah sebab jika itu dilakukan maka pemerintah Indonesia juga tidak dapat berbuat banyak, ungkap Khairul

KEMENAG menyampaikan Jumlah pendaftar jamaah haji rata-rata pertahun 450 calon, kalau melihat keseluhan daftar tunggu jamaah haji Indonesia di Aceh sudah mencapai 30 tahun, bila mendaftar tahun ini maka daftar tunggu 31 tahun menunggu untuk diberangkatkan belum lagi penundaan sudah dia tahun

" Jamaah yang ikut ditunda keberangkatan dari Aceh Barat berdasarkan data tercatat di KEMENAG perempuan berumur 96 tahun namanya Nyakbon binti waqisanan dan jamah pria berumur 94 tahun bernama Nyakman bin petuah ubat, jika mereka diberangkatkan pada tahun 2022 maka usia masing-masing 97 dan 95 tahun" kata kepala di kantor tersebut

Kepala KEMENAG belum dapat merincikan data latar belakang calon jamaah haji tertua itu, yang diketahui Mereka masuk daftar tunggu mulai tahun 2021 artinya jamaah calon haji yang tertunda dua tahun keberangkatan memasuki 10 tahun, semoga tahun depan tidak ada lagi kendala, mohon doa dari semua.

(FL)

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!