dr.Gunawan : Jangan tanya lagi soal bagaimana RSUD CND Terutang

RSUD CND
Direktur RSUD Meulaboh dr.Gunawan, Sp.An | ©2021 bimcmedia.com

Bimcmedia.com, Meulaboh : Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUD CND) Meulaboh terus mencari solusi untuk bisa melunasi utang yang ada selama ini agar kepercayaan Masyarakat terhadap Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut makin membaik

Jangan tanya lagi bagaimana RSUD CND bisa terutang, kini sedang diupayakan secara maksimal untuk dapat melunasinya, demikian harapan Direktur BLUD RSUD CND Meulaboh dr.Gunawan,Sp.An yang disampaikan kepada bimcmedia.com dalam wawancara khusus diruang kerjanya Jumat sore (24/09/2021)

Berbicara utang Rumah sakit memang banyak, jika kita ungkit kembali kenapa sampai terutang panjang, baik itu utang obat , oksigen dan lainnya, namun kini yang paling penting bagaimana mencari solusi untuk melunasinya, hal tersebut perlu dukungan serius dari berbagai pihak termasuk Legeslatif, ujarnya

Ditanya apa benar ada pemasok oksigen lokal yang diputuskan kontrak dan kini biaya oksigen terutang hingga ratusan juta, Gunawan menjelaskan tidak ada pemutusan kontrak namun kontrak dari pemasok sudah berakhir tetapi tidak diajukan penawaran kontrak baru, sebelum dirinya menjabat sudah ada kerjasama dengan penyedia oksigen di Banda Aceh dan harganya juga lebih murah

" Kedepannya untuk penghematan rumah sakit, kita akan berusaha menyediakan tabung besar oksigen seperti di Banda Aceh dan itu tenaga kerja juga bisa berkurang karena sudah ada oksigen centeal yang dipasok keruangan menggunakan selang," kata direktur yang baru beberapa bulan menjabat

Ditanya kapan utang oksigen mitra kerja lama dibayar, Direktur mengaku belum membayar karena uang di Rencana Bisnis Anggaran (RBA) untuk Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) dan obat-obatan telah tiada, selanjutnya harus menunggu anggaran Perubahan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat

" Kalau kita membayar utang tidak ada anggapan di RBA, itu kesalahan besar bagi Direktur dan manajerial rumah sakit karena mata anggaran telah habis kita menggunakan uang lain untuk bayar padanya maka akan ada temuan pemeriksa dikemudian hari," tegas Gunawan yang mengaku sayang pada RSUD tersebut

Rencana pihak rumah sakit akan mencicil utang oksigen bila anggaran perubahan telah ada, karena tak mungkin membayar kontan sebab keadaan Rumah sakit sekarang , jika difokus ke satu titik bagaimana dengan pasien dan obat-obatan, ungkapnya

Ditanya berapa ada utang oksigen dengan mitra kerja sebelumnya, direktur tidak mengatahui pasti namun mencapai ratusan juta diakuinya sambil mengakhiri komentar.

---

(FL)

Komentar

Loading...