Dukung Proyek Multiyears, FPMPA Gelar Konferensi Pers

Bimcmedia.com,Banda Aceh: Forum paguyuban mahasiswa dan pemuda Aceh (FPMPA) gelar konferensi pers. Konferensi pers FPMPA diselenggarakan dalam rangka menanggapi isu-isu tendensius yang mengarah kepada FPMPA.

Dukung Proyek Multiyears, FPMPA Gelar Konferensi Pers
Suasana Usai Forum paguyuban mahasiswa dan pemuda Aceh (FPMPA) gelar Konferensi Pers/bimcmedia.com/FS


Ada 2 poin yang mendasar dalam konferensi pers tersebut, yang pertama adalah pernyataan bahwa kepengurusan FPMPA periode 2020-2023 merupakan kepengurusan yang sah, dilanjutkan dengan pernyataan sikap dukung terhadap proyek multiyears atas dasar kepentingan rakyat.

Ketua harian FPMPA Teuku Irvani dalam pembukaan konferensi pers FPMPA menerangkan bahwa setiap tindakan yang diambil oleh FPMPA merupakan hasil musyawarah bersama paguyuban – paguyuban kab/kota yang dihimpun dari masing-masing daerah.

“Setiap isu daerah kita jadikan isu bersama di FPMPA, kita bahas secara komprehensif, matang dan pro rakyat, setiap pernyataan maupun tindakan yang diambil oleh FPMPA kita pastikan merupakan hasil dari musyawarah bersama Paguyuban kab/kota yang tergabung dalam FPMPA, jadi jika ada pernyataan bahwa FPMPA ini ditunggangi, memang benar FPMPA ini ditunggangi oleh kepentingan rakyat Aceh” ujar Teuku Irvani.

Wakil ketua umum FPMPA yang juga merupakan ketua panitia kongres ke-3 Muhammad Kalvin menjelaskan bahwa kongres ke-3 FPMPA telah selesai dan telah menemukan sosok ketua terpilih yaitu Rahmad Muchlyan.

“Kongres FPMPA sudah selesai dan kita sudah menemukan sosok ketua terpilih yaitu saudara Rahmad Muchlyan, jika memang ada narasi-narasi yang negatif terhadap FPMPA itu merupakan peremajaan lembaga karena tidak ada lembaga tanpa dinamika” jelas Muhammad Kalvin.

Ketua umum Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) Rahmad Muchlyan dalam pemaparan poin-poin konferensi pers menegaskan FPMPA siap berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan Rakyat Aceh jika ada oknum-oknum yang menghalangi program-program pemerintah pro rakyat, Rahmad Muchlyan juga menyampaikan bahwa FPMPA akan selalu berusaha untuk mengajak paguyuban kab/kota yang belum bergabung kedalam FPMPA untuk sama – sama berfikir demi terwujudnya kemajuan Aceh.

“FPMPA sangat mendukung proyek multiyears dan semua program-program pemerintah yang pro rakyat, FPMPA akan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan itu, FPMPA juga siap memberikan solusi kepada Pemerintah Aceh terhadap penyelesaian masalah-masalah yang ada didalam masyarakat, ini merupakan mimpi besar yang harus kita wujudkan bersama, sampai dengan saat ini alhamdulillah sudah 15 paguyuban Kab/kota yang tergabung dalam FPMPA, namun demikian FPMPA sangat mengharapkan keikutsertaan seluruh paguyuban Kab/kota se Aceh untuk saling bersinergi memperjuangkan kemajuan Aceh, harapan tersebut sesuai dengan visi FPMPA yaitu merangkul seluruh Paguyuban Kab/kota se Aceh bersama-sama membangun Aceh” jelas Rahmad Muchlyan.

Adapun 15 paguyuban Kab/kota yang sudah tergabung dalam FPMPA adalah IKAMBA, IPPEMAS, IPELMABAR, HIPELMABDYA, HAMAS, HIMAPAS, HPP-SHaF, IPPELMAS, IPMAT, PEMATANG, HIMAPALSA, IPPAT, IMPKL, dan FOKUSGAMPI.

Dengan diadakannya konferensi pers ini, FPMPA mengharapkan tidak ada lagi isu-isu yang tendensius terhadap FPMPA.


(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: