Breaking News

Forum Demokrasi Aceh Bedah Persoalan Realisasi MOU Di Aceh

Laporan ,
Forum Demokrasi Aceh Bedah Persoalan Realisasi MOU Di Aceh
Peserta Seminar Aceh sedang mendengarkan penjelasan Narasumber tentang Implementasi MOU Helsinki di aula tiara hotel Meulaboh, senin (28/12/2020) /ist

bimcmedia.com, Meulaboh : Forum Demokrasi Aceh melakukan Seminar Aceh dengan mengusung tema MoU Helsinki dan keseriusan pemerintah pusat menjaga Aceh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

15 tahun berjalan, masih ada butiran-butiran perjanjian MoU Helsinki yang belum direalisasikan oleh pemerintahan pusat, hal itu dibahas dalam seminar yang berlangsung di aula Hotel Tiara, Meulaboh senin (28/12/2020).

Ketua panitia Seminar Aceh, Rona Julianda kepada bimcmedia.com menjelaskan, kegiatan tersebut menghadirkan tiga pembicara, diantaranya Anggota DPD RI H. Fachrul Razi, S.IP., M.I.P., Anggota DPRA Fraksi I Ir. H. Azhar Abdurrahman, dan dari Akademisi Dr. Hj. Arfriani Maifizar S.E., M.Si.

Seminar yang dibuka langsung oleh ketua DPRK Aceh Barat, Samsi barmi, menghadirkan peserta dari berbagai kalangan lembaga Mahasiswa internal dan eksternal kampus guna mendapat masukan kritis terhadap realisasi MOU Helsinki, ujarnya

Ketua panitia Seminar Aceh, Rona Julianda juga menyampaikan bahwa seminar itu bagian dari advokasi dan sosialisasi terhadap perjuangan MoU Helsinki yang sudah berumur 15 tahun namun masih ada butir-butir belum terealisasikan.

"Antuas peserta dan pemateri terlihat sangat baik, semoga pasca kegiatan tersebut tim advokasi dapat menindak lanjuti laporan ke pemerintah pusat guna mendapat respon segera agar butir MOU tak lagi punya kendala untuk implementasi di Aceh" Tegasnya

InsyAallah Kegiatan ini akan terus berlanjut di kabupaten lain, dan semoga nantinya pemerintah daerah di kabupaten lain memberikan dukungan untuk agenda serupa, agar bisa menjadi bahan kajian ulang, advokasi, dan sosialisasi penting nya memahami sejauh mana sudah MoU ini berjalan dan sudah semestinya menjadi tanggung jawab bersama untuk meluruskan serta memperjuangkannya bersama.ungkap Rona mengakhiri komentar.

---

[FL]

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!