Game Online atau Offline Mempengaruhi Lifestyle Seseorang

Game Online
Ilustrasi Gambar | Foto : Kompasianival

Bimcmedia.com, Nasional : Setiap orang pasti memiliki gaya hidup (lifestyle) masing-masing, gaya hidup bisa berubah seiring dengan perkembangan zaman ataupun atas keinginan diri sendiri. Pada tahun ini, kebanyakan seseorang banyak mengabiskan waktu di game online dan Offline Akan tetapi lifestyle yang dimiliki seseorang itu bisa berupa prinsip, tingkah laku, dan tanggapan.

Seiring dengan perkembangan teknologi, gaya hidup seseorang semakin aneh dari hari kehari apalagi seorang pecandu game. Tidak hanya sekedar hobi game juga sebuah penyakit bagi masyarakat baik itu para remaja ataupun orang yang lanjut usia. Sebagian orang, bermain game hanya mengisi waktu luang agar tidak merasa bosan dengan pekerjaan ataupun tugas kuliah yang menumpuk, berbeda halnya dengan seorang pecandu game online.

Seorang pecandu game mereka cenderung menghabiskan waktu hanya untuk bermain game saja tampa memikirkan hal-hal lain. Gaya hidup mereka juga berubah yang dulunya sering berkumpul dengan keluarga sekarang banyak mengabiskan waktu dengan bermain game. Banyak sekali isu-isu pemberitaan terkait tingkah laku seorang pecandu game, ada yang memukul istri akibat diganggu saat bermain game, ada yang mencuri karena kehabisan kuota untuk bermain game dan isu-isu lainya.

Pecandu game tidak hanya merubah gaya hidup seseorang tetapi juga sebuah gangguan mental dan gangguan jiwa. Sebagai contoh isu yang dikutip dari Suarabogor.id, seorang anak gila akibat kecanduan game online, hingga masuk rumah sakit jiwa. pecandu game biasanya bermain game sampai berjam-jam melupakan segala aktifitas yang lain, misalnya melakukan ibadah, pekerjaan, dan tugas kuliah. jika sedang serius dalam bermain game itu tidak bisa diganggu oleh siapapun, mereka cenderung emosi ketika diganggu kesenangannya.

BACA JUGA : 

Selain suka marah-marah seorang pecandu game sering merasa stres, murung ketika tidak bisa bermain game, baik itu disebabkan oleh kuota yang habis atau penyebab lainnya. Hal yang lebih parahnya lagi, seorang pecandu game itu sering merasa lapar, suka berbohong, dan menghambur-hamburkan uang hanya untuk bisa bermain game. Pecandu game cenderung mengalami masalah di rumah, sekolah, tempat kerja akibat keseringan bermain game, melalaikan segala tugas hanya untuk game.

Karena itu, dapat dipahami bahwa Badan Kesehatan Dunia (World Health Organisation (WHO) memasukkan kecanduan game ke dalam daftar penyakit dalam laporan International Classification of Diseases edisi 11 (ICD-11). Dengan demikian, kecanduan game resmi masuk sebagai gangguan kesehatan jiwa.

Kecanduan terhadap game itu permasalah yang sangat serius, jika terus berlanjut akan merugikan diri sendiri dan juga orang disekitar kita. Solusi terbaik untuk mengurangi kecanduan game, hanya dengan membatasi waktu bermain game, jika biasanya menghabiskan waktu 5 jam sehari dalam bermain game coba dikurangi, misalnya hanya 1 jam sehari. Hal ini dapat membantu diri kita sendiri untuk membagi waktu antara main game dan menyelesaikan kewajiban yang lainnya. Selain itu, kecanduan game juga bisa diatasi dengan cara mencari hobi ataupun aktifitas yang membuat diri kita merasa lebih nyaman, seperti berolahraga, karena cenderung pecandu game itu mayoritas adalah para laki-laki, olahraga adalah salah satu solusi untuk mengatasi kecanduan game.


[CW 11 ]

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!