Gelar Pasar Tani , Kadis Pertanian Aceh Sampaikan Harapan Ini ke Bupati Mahdi Effendi

Pasar Tani
PJ Bupati Aceh Barat Drs Mahdi Effendi bersama Kadis pertanian Aceh, DANREM 012/TU, DANDIM 0105/ABAR, WAKAPOLRES Aceh Barat meninjau lapak susu kambing dan Pulot panggang, dan menanyakan hal terkait kepada penjaga stand Rabudin pada lokasi pasar tani di Meulaboh, Kamis (16/11/2022)/. | Foto: Daniel

Bimcmedia.com, Meulaboh : Dinas Pertanian Aceh menggelar pasar tani di bumi Teuku Umar dalam rangka membangkitkan semangat Usaha Mikro  Kecil dan Menengah (UMKM) kegiatan itu hasil kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui dinas terkait, acara tersebut berlangsung meriah yang dipusatkan pada lokasi Halaman depan Gedung Olahraga dan Seni (GOS) setempat, Kamis (16/11/2022).

Dinas pertanian Aceh menggelar pasar tani dengan dukungan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan didukung penuh oleh Dinas Pertanian Aceh Barat, sehingga acara tersebut berjalan baik sesuai harapan meski keadaan alam kurang bersahabat, partisipasi petani juga terlihat begitu baik sehingga tujuan Pemerintah mempertemukan Konsumen dengan produser tanpa perantara terlaksana di Meulaboh.

Hal itu disampaikan oleh KADIS Pertanian Aceh Cut Huzaimah kepada bimcmedia.com usai meninjau lapak pedagang bersama PJ. Bupati Aceh Barat, DAnrem 012/TU, DANDIM 0105/ABAR, KADIS Pertanian Aceh Barat dan sejumlah pejabat lainnya.

Menurutnya, pihak Dinas pertanian propinsi hanya menyemangati awal saja kegiatan pasar tani di kabupaten selanjutnya diharapkan Aceh barat menumbuhkan pasar serupa minimal sebulan 2 kali, agar UMKM hidup dan harga jual hasil tani pun dapat
Menekan harga pasar, sebab petani dibantu lapak secara gratis dengan kapasitas barang untuk dijual terserah pedagang.

" Dinas pertanian nantinya tinggal menyediakan tenda dan meja untuk penjual hasil tani, seperti di Lhokseumawe dan Kota Langsa mereka sudah mulai setelah di gerakkan Pemerintah Aceh sekali saja," kata Cut Huzaimah.

Pasar tani sebelumnya di gelar di Banda Aceh dekat kantor Dinas Pertanian Aceh, lalu banyak petani yang bertanya kapan digelar di kabupaten kota, karena pertama sudah sukses kemudian diadakan di Lhokseumawe dan kota Langsa, lalu pada tahun ini dibuka di Meulaboh, selanjutnya rencana digelar di kabupaten/kota lainnya tetapi prinsip DISTAN hanya sekali selebihnya diharapkan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten maupun Pemko, tekan ibu Kadis tersebut.

Ditanya bagaimana respon PJ Bupati Aceh Barat terhadap pasar tani yang digelar di Meulaboh, Kadis Pertanian Aceh mengakui bahwa respon sangat baik dari Mahdi Effendi selaku pemimpin Aceh barat saat ini, mungkin dalam waktu dekat akan duduk bersama petani dan UMKM guna membahas upaya menggelar pasar tani kedepannya, Tadi semua Stand dikunjunginya tak ditinggal satupun untuk melihat hasil produksi petani.

" Respon Bupati Aceh barat welcome banget tadi beliau kunjungi semua stand tani tidak satupun ditinggalkannya, Bupati akan mengajak pihak terkait untuk duduk khusus guna membicarakan hal-hal yang diperlukan pada pasar tani" terang Huzaimah.

Ditanya mungkinkah propinsi mensupport anggaran untuk pasar tani Kabupaten/kota, Huzaimah spontan mengatakan gak mungkin mendukung dana kepada 23 kabupaten/kota, acara hari ini saja didukung APBN, sebenarnya Dinas Kabupaten hanya menyediakan tenda saja sama meja, bisa dibuat selamanya karena biayanya gak besar.

Harapan Kadis dalam kesempatan wawancara tersebut kegiatan serupa bisa dilaksanakan rutin agar petani dan UMKM terus tumbuh dan berkembang, tutupnya.

Pantauan bimcmedia.com di lokasi pasar tani, terlihat puluhan lapak dimanfaatkan pedagang untuk berjualan hasil tani mulai dari sayur mayur, beras, makanan olahan, dan Pulot panggang juga susu kambing, meski dibuka setengah hari partisipasi Masyarakat tergolong tinggi untuk datang dan melihat hasil produksi petani tak jarang warga membelinya. [FL]

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!