GNI CDP Meulaboh Mengadakan Meeting dan Halal Bil Halal

bimcmedia.com Meulaboh : Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) Meulaboh Mengadakan Meeting Sekaligus Halal Bil Halal Bersama Anggota CDC ( Community Development Comittee ) untuk 5 Gampong Bimbingan GNI di Suak Gedebang ( Kamis, 11/06/2020)

bimcmedia.com/acara meeting dan Halal Bil Hahal GNI CDP Meulaboh Bersama 5 Desa Bimbingan/Aminnullah

Cut Ira Meri Erlinda, S.Si Kepada Bimcmedia.com Mengatakan ” Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menyampaikan perubahan rencana kerja tahun 2020 akibat Covid-19 dan juga memperkenalkan staf CDF (Community Development Fasilitator) baru yaitu Suriandi S. Sos dan Singgih Adi Putra, SE sebagai FAD officer yang baru kepada anggota CDC.

” Akibat dari Pandemi Covid 19, GNI Meulaboh memberitahu Kembali Kepada CDC tiap desa dampingan tentang update kegiatan dan kondisi lapangan pada masa Covid 19, sehingga CDC Mendapatkan informasi mengenai perubahan rencana kegiatan atau DIP Adjustment dan tersusunnya strategi pelaksanaan kegiatan dilapangan berdasarkan DIP Adjustment dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan peraturan pemerintah setempat ” tambahnya.

Sementara itu Suriandi, S.Sos menambahkan ” Beberapa Kegiatan yang sudah di rencanakan ada yang dihilangkan dan ada yang ditambahkan. Untuk sektor ekonomi, seperti yang sudah ada kelompok usaha tiap desa seharusnya sudah jalan kegiatannya di bulan ini, karena masih masa Corona maka banyak kegiatan yang ditunda dan setelah dievaluasi oleh kantor pusat bahwa rencana usaha yang akan dilakukan oleh kelompok sangat beragam dan belum dilakukan survei mendalam sehingga disarankan untuk melakukan reassessment ulang untuk potensial bisnis sehingga bisnis yang akan dikembangkan bisa sesuai dengan kebutuhan pasar.

” Menurut rencana awal Usaha yang akan dilakukan ada lima yaitu : Kacang Tanah, Jagung, Padi, Cabe dan Sayur Organik namun karena akan di assesment kembali maka akan di lihat apakah hasil assessment masih sesuai dengan usaha yang sudah direncanakan atau akan ada perubahan. harapannya usaha yang dilakukan mudah dan dapat dilaksanakan secara bersama-sama dan menguntungkan tentunya ” imbuhnya.

” Karena usaha yang dilakukan belum ada survei pasar dan rekomendasi hasil usaha akan di jual kemana maka perlu dilakukan assesment sehingga kita tau usaha yang tepat, pengelolaan dan kemana akan di jual hasil dari usaha tersebut sehingga tidak pusing lagi kemana akan di jual hasil produksi tersebut” tutupnya

(AN)

Aminnullah

Hidup adalah Simpel Dimana Teman Merupakan ASET Terbesar dan Juga Bisa Menjadi Musuh dalam Selimut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: