Gudang Bengkel Motor di Gampong Gunong Cut Hangus Terbakar

Petugas pemadam kebakaran bersama warga, TNI, dan Polri bekerja sama memadamkan api yang melahap gudang bengkel motor di Gampong Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Rabu (19/6/2024). Upaya cepat ini berhasil mengendalikan api dalam waktu 20 menit.

Bimcmedia.com, Nagan Raya: Satu unit gudang bengkel motor milik Jalil (52 tahun), warga Gampong Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, hangus terbakar pada Rabu (19/6/2024). Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, menyebabkan kerugian materi yang signifikan.

Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, menyebutkan bahwa kebakaran gudang bengkel tersebut terjadi dengan cepat. Penyebab kebakaran masih belum diketahui, dan pihak Kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal mula api.

Gudang bengkel motor yang terbuat dari papan itu berada di samping SPBU Gunong Cut. Kebakaran yang mendadak ini membuat masyarakat yang sedang mengisi BBM di SPBU tersebut panik. Dalam waktu singkat, api terus membesar dan melahap seluruh isi gudang.

Irfanda Rinadi menjelaskan bahwa kondisi bangunan yang terbuat dari papan membuat api mudah menyebar dan menghabiskan seluruh isi di dalam gudang. "Api terus membesar karena material bangunan yang mudah terbakar," ujar Irfanda.

Ketika api semakin besar, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Nagan Raya tiba di lokasi. Berkat upaya cepat dari petugas Damkar, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.20 WIB. "Pemadaman dilakukan dengan cepat oleh tim Damkar dan berhasil mengendalikan api dalam waktu 20 menit," kata Irfanda.

Meskipun api berhasil dipadamkan, kerugian yang dialami pemilik gudang cukup besar. Menurut Irfanda, Jalil mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Barang-barang yang hangus terbakar di dalam gudang antara lain 10 unit sepeda motor yang sedang diperbaiki, 1 unit alat kompresor, serta berbagai peralatan bengkel lainnya.

Selain itu, Irfanda Rinadi juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan masyarakat yang turut berupaya memadamkan api secara manual sebelum tim Damkar tiba. "Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memadamkan api secara manual, meskipun dengan alat seadanya," pungkasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama di bangunan yang menggunakan material mudah terbakar. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan, dan pihak berwenang akan terus mengusut untuk mengetahui sumber api dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

BPBD Nagan Raya juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi standar keamanan dalam menyimpan barang-barang yang mudah terbakar, serta memastikan adanya alat pemadam kebakaran yang memadai di setiap tempat usaha. Upaya pencegahan kebakaran menjadi sangat penting untuk menghindari kerugian materi dan bahaya bagi keselamatan warga.

Peristiwa ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kerjasama dan respons cepat dalam menghadapi situasi darurat, serta perlunya tindakan preventif untuk mengurangi risiko kebakaran di masa depan.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!