Breaking News

Haji Muzakkir Serahkan Sertifikat Tanah Keluarga Almarhum Rangga Pejuang Cilik

Laporan ,
Ketua GEUM Kota Langsa H Muzakkir AA SE, MM di dampingi Kapolsek Birem Bayeun Iptu Eko Hadianto SE MH dan Geuchik Alue Gadeng Hadi Syahputra bersama pengurus GEUM Menyerahkan sertifikat tanah kepada Almarhum Rangga, sabtu(17/10/2020)

Bimcmedia.com, Langsa - Komitmen dan rasa empati terhadap Rangga yang meninggal dunia saat ingin menyelamatkan ibunya dirudapaksa, Ketua Gerakan Ekonomi Umat H. Muzakir, AA, SE, MM menyerahkan sertifikat tanah untuk pembangunan rumah.

Hal ini dilakukan setelah melihat kondisi rumah almarhum Rangga yang tak layak huni serta jauh dari kehidupan masyarakat.

Sehingga sebidang tanah yang akan dibangun rumah sebagai mana janji H Muzakkir AA SE MM, saat berkunjung beberapa waktu lalu dirumah duka kini diwujudkan.

"Alhamdulillah tanah sudah ada dekat dengan masyarakat lainnya. Hari ini, Sabtu (17/10/2020), kita selesaikan pembayaran setelah surat akta jual beli selesai," ujar H Muzakkir AA SE MM, Ketua GEUM Kota Langsa.

Kemudian, dengan didampingi Kapolsek Birem Bayeun Iptu Eko Hadianto SE MH, serta Geuchik Alue Gadeng kita serahkan surat secara langsung kepada abang ipar D korban perkosaan, Nika Anggara.

"Tidak ada niatan yang lain, ini hanya bentuk kepedulian kami terhadap keluarga alm Rangga serta bentuk apresiasi terhadap pejuang cilik yang meninggal dunia dalam membela kehormatan ibu kandungnya. Namun pelaku dengan sangat kejinya telah membunuh anak yang tidak berdosa," ujarnya.

Menurutnya, Rangga merupakan sosok pejuang cilik yang meninggal dalam keadaan Sahid, syurgalah tempatnya diakhirat serta malaikat telah menyambutnya untuk menghantarkan kepintu syurga.

Selain itu, peristiwa ini telah menggoreskan luka yang mendalam baik keluarga yang ditinggalkan serta masyarakat pada umumnya. Maka pantaslah pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai perbuatan serta prilaku yang diperbuat terhadap ibu Rangga dan pahlawan cilik Rangga.

"Semoga dengan tanah yang telah kita bantu ini, para donatur lain yang akan membangun rumah sudah bisa membangunya segera. Sebab saat ini Ibu Rangga masih trauma untuk kembali kerumah tempat peristiwa itu terjadi," demikian H. Muzakkir.

Sebelumnya, kejadian yang merenggut nyawa korban Rangga (9) terjadi pada pukul 02.00 wib, Sabtu (10/10/2020), saat hendak menolong ibunya yang dirudapaksa oleh pelaku S di Gampong Alue Gadeng Kecamatan Birem Bayuen Kabupaten Aceh Timur.

Namun, naas menimpa Rangga, pelaku menebas lehernya dengan sebilah parang hingga dibuang disungai tak jauh dari rumah korban. Akhirnya jasadnya ditemukan pada Minggu (11/10/2020), oleh tim gabungan Polisi, TNI, BPBD serta masyarakat.

---

- Dhani -

Komentar

Loading...