Hilang Kontak, Oksigen KRI Naggala-402 hanya mampu bertahan 72 Jam

Laporan ,
Hilang Kontak, Oksigen KRI Naggala-402 hanya mampu bertahan 72 Jam
KRI Nanggala-402/Cnnindonesia

Bimcmedia.com, Jakarta; Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut hingga kini masih terus melakukan pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang dengan 53 orang di dalamnya,  Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Achmad Riad menyatakan kapal selam KRI Nanggala 402  milik TNI Angkatan Laut  yang hilang kontak  di wilayah perairan Bali maksimal harus ditemukan pada Jumat (23/04/2020) hari ini mengingat oksigen KRI Naggala-402 hanya mampu bertahan selama 72 jam sejak kapal dinyatakan hilang. Itu artinya, cadangan oksigen KRI Naggala-402 hanya akan bertahan maksimal hingga Sabtu (24/04/2021) pukul 03.00 waktu setempat.

Pokoknya sampai batas waktu besok, kurang lebih jam 3 oksigen habis. Pencarian dimaksimalkan hari ini," kata Riad saat menggelar konferensi pers di Bali. Dikutip Cnn Indonesia

Riad berharap kapal yang telah dioperasikan TNI AL sejak 1981 itu hanya mengalami hilang kontak, bukan tenggelam atau subsunk di kedalaman 600-700 meter di bawah permukaan laut.

Baca Juga : 

Sehingga seluruh awak yang terdiri dari 53 orang prajurit TNI itu bisa selamat dan kembali ke daratan.

"Ya harapan kita masih di posisi submit. Hilang posisi. Yang jelas kita upayakan saja dulu, kita mohon bantuan doanya, sehingga pasukan atau peralatan yang makasimal dikerahkan dan bisa menangkap posisi-posisi," tutur dia lagi.

Kapal selam buatan jerman yang hilang kontak diperairan bali sejak rabu (21/04/2021) lalu itu diduga mengalami mati listrik total alias black out saat melakukan penyelaman statis. Sehingga diperkirakan, cadangan oksigen akan bertahan sampai Sabtu (24/04/2021).

Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Yudo Margono sebelumnya menjelaskan cadangan oksigen di kapal selam KRI Nanggala -402 hanya mampu bertahan hingga 72 jam dari kondisi black out.

"Mudah-mudahan sebelum itu bisa ditemukan," ucap Yudo dalam konferensi pers, kemarin.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!