Hingga Jelang Akhir Kekuasaan, Pemerintah Ramli Tak Bernyali Tertibkan Pasar

Pemerintah Ramli
Salah satu bangunan pasar bina usaha Meulaboh yang telah ditinggalkan oleh para pedagang ikan | Foto ; Fitriadilanta

Bimcmedia.com, Meulaboh :Suasana pasar bina usaha kota Meulaboh hingga menjelang kekuasaan pemerintah Ramli masih sangat semberaut dan terkesan tidak punya nyali untuk ditertibkan padahal sepanjang Jalan H.Daud Dariah II bisa dijadikan area parkir kendaraan Masyarakat masuk pasar

Tinggal menghitung bulan, tepatnya 10 Oktober 2022 Ramli.MS akan meletakkan jabatan politiknya sebagai Bupati Aceh Barat, berarti kekuasaan yang dikendalikan sudah memasuki tahun ke lima atau empat tahun sudah dirinya berkuasa, namun wajah pasar kota sufi masih sangat hancur bahkan ratusan pintu toko milik Pemkab di sana hancur dimakan usia tanpa dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi rakyat

Salah seorang pedagang di sekitar jalan H.Daud Dariah II Rafly kepada bimcmedia.com Rabu (19/1/2022) mengatakan, selama Bupati Ramli area pasar bina usaha Meulaboh dibiarkan semberaut begitu, padahal sebelumnya dimasa pemerintahan dikendalikan H.Tito-H.Nanda  sepanjang jalan itu pernah bebas pedagang sehingga Masyarakat bisa menjadikan sekitar paret untuk lahan parkir kendaraan

" Kami Warga yang tinggal disepanjang jalan tersebut sangat terganggu dengan suasana pasar diatas jalan, apalagi saat-saat jam sibuk namun Kita tidak tau mau sampaikan kepada siapa" ujar pedagang itu bernada pasrah

Sepertinya pemerintah Ramli tidak punya nyali untuk tertibkan pasar, sebab di era pemerintahan H.tito lahan tersebut pernah bersih kemudian untuk kepentingan politik dirinya pernah mengiming-imingi bebas berjualan bila dirinya berkuasa kembali, mungkin itu salah satu penyebab pasar dibiarkan pedagang jualan hingga ke bahu jalan, jelasnya

Penduduk sebenarnya sangat terganggu apalagi saat mau antar anak ke sekolah, bukan hanya pedagang namun kendaraan bongkar muat juga seperti tidak ada aturan, namun dirinya menyakini pemerintah tau persoalan tersebut tetapi tak dapat berbuat banyak karena retribusi dari pedagang hari-hari telah diambil, jelas Rafly

Untuk itu harapnya, sebagai rasa terimakasih kepada rakyat dengan "Slogan saatnya kita  balas jasa rakyat" jalan lintasan pasar tolong ditertibkan sebelum kekuasaan berakhir, biar semua menjadi nyaman dan pedagang diberikan fasilitas yang layak

Pantauan bimcmedia.com di sepanjang jalan H.Daud Dariah II hingga saat ini sangat kacau keadaannya harusnya pemerintah punya ketegasan untuk keindahan kota sufi, sejumlah media juga pernah memberikan, Dewan Perwakilan Rakyatpun pernah menyorot tapi sepertinya Pemerintah Ramli tak punya nyali untuk merapikan area tersebut.

Sementara saat dikonfirmasi Kepala Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Pasar Bina usaha Meulaboh Samsul kepada bimcmedia.com Rabu (19/2/2022) mengatakan, mulai hari ini telah dilaksanakan pendataan terkait tempat dan masalah yang terjadi dalam pasar sehingga bila dilakukan penertiban nantinya tidak terjadi hal-hal tidak baik

Ditanya hingga akhir kekuasaan Bupati Ramli belum ditertibkan, Samsul mengaku baru di jabatan tersebut sepertinya ada kesalahan teknis yang terjadi sehingga pedagang berjualan diluar, sementara di dalam sudah sepi dan bangunan sudah parah rusak dan kondisinya tak nyaman lagi digunakan

" Kondisi bangunan dalam pasar terbengkalai, berapa rugi daerah, maka dirinya berharap pihak Dewan berkunjung sesekali untuk melihat kondisi" harapnya

Kepala UPTD Pasar memastikan penertiban akan dilakukan bersama instansi terkait, namu untuk saat ini sedang dilakukan pendataan bila dipindah pedagang agar tidak timbul masalah baru, dirinya memastikan retribusi lapak dari pedagang hingga saat ini pemerintah tidak melakukan, disisi lain semberaut pasar dan sangat  terganggu warga diakuinya. **

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!