Ibadah Umroh Dibuka 08 Januari 2022, Ini Besaran Biayanya

Laporan ,
bimcmedia.com
Umroh dibuka kembali/cnn

Bimcmedia.com, Jakarta; Kementerian Agama (Kemenag) bersama dengan penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) telah membahas biaya referensi umrah di masa pandemi Covid-19.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Kementerian Agama (Kemenag) Nur Arifin mengatakan kepada media, besaran biaya penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah referensi di masa pandemi sebesar Rp 28 juta per jemaah. Biaya tersebut telah disepakati dengan para asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Kami sudah membahas dan sudah final. Disepakati oleh para asosiasi harga Rp 28 juta minimal, itu di luar PCR dan karantina,” ujar Arifin dikutip dari Kontan.co.id, Jumat (07/01/2022).

Arifin menjelaskan, hal itu nantinya akan masuk dalam revisi Keputusan Menteri Agama (KMA) yang mengatur tentang biaya penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah referensi masa pandemi.

Arifin mengatakan, revisi KMA tersebut saat ini tengah disiapkan oleh Kemenag. Selain itu, Kemenag juga tengah menyiapkan regulasi pedoman penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah di masa pandemi Covid-19.

dilansir dari Kontan.co.id Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief menerangkan dalam keterangan tertulisnya “Pemberangkatan jemaah umrah rencananya akan kembali dibuka pada 8 Januari 2022. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan umrah dilaksanakan dengan pengendalian dan pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan secara ketat, baik di tanah air maupun di Arab Saudi dengan mengedepankan perlindungan dan keselamatan jemaah,”, Jumat (07/01/2022).

Baca Juga:

Anak – Anak Takut Disuntik Vaksinasi Covid-19, Satlantas Lakukan Hal Ini

Menurut Hilman, pihaknya telah menggelar rapat lintas Kementerian/Lembaga berkaitan dengan Penyelenggaraan Ibadah Umrah tahun 1443 H pada 3 Januari 2022. Hilman juga sudah mendapat arahan dari Menag Yaqut Cholil Qoumas terkait keharusan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Keberangkatan empat penerbangan awal mengacu Kebijakan Umrah Satu Pintu (one gate policy) dengan menggunakan asrama haji Jakarta sebagai lokasi screening kesehatan dan titik awal keberangkatan yang dikoordinasikan oleh asosiasi PPIU,” jelas Hilman.

Hilman menambahkan, pihaknya telah bersurat kepada PPIU dan Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia terkait dengan ketentuan penyelenggaraan ibadah umrah di masa pandemi ini.

 “PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh) yang akan memberangkatkan jemaah umrah juga wajib melaporkan keberangkatan melalui Siskopatuh,” tegas Hilman.

Ketentuan lainnya, kata Hilman, keberangkatan diprioritaskan bagi PPIU yang menggunakan penerbangan langsung (direct flight) melalui Bandara Soekarno Hatta. Kepulangan jemaah umrah juga harus mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Nasional

---

[Amd]

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!