Jalan Penghubung Menunggu Korban, Pemerintah Tak Kunjung Buka Mata

Jalan penghubung
Kondisi Jalan penghubung | Foto : Khairul Adami

BIMCMEDIA.COM, Blangkejeren : Momentum Menyambut hari saya Aidil Fitri 1 Syawal 1443 H / 2022 M Jalan Penghubung Antar Kecamatan Tripe Jaya dan Blang Jerango amblas Putus dan Menunggu Korban, tepatnya di Jalan Lengom kampung Perlak, Tripe Jaya kabupaten Gayo Lues, Sabtu, (30/4/2022).

Pasalnya, sampai saat ini pemerintah Gayo Lues belum juga membuka mata untuk melihat dan memperbaiki jalan lintas masyarakat tersebut.

Kini Kondisi ruas badan jalan Jembatan Lengom Kampung Perlak kecamatan Tripe Jaya itu pun ambruk dan nyaris Terancam putus hingga menunggu korban, dengan keadaan ruas jalan tersebut terpaksa warga pengguna jalan yang hendak ingin melintas harus memanfaatkan jalan alternatif di samping jembatan tersebut dengan selebar 1,5 meter.

Menurut pengakuan dari salah seorang warga Rajudin kepada wartawan bimcmedia.com Mengatakan, kondisi jalan tersebut pun sangat berbahaya bagi pengguna jalan lantaran jalan amblas itu tepat di tunjangan arah turunan dari Kampung Perlak dan Kampung Pantan Kela .

"kondisi ini sangat berbahaya karena jalan amblas tersebut tepat di tanjakan dan arah sebaliknya turunan" ungkap nya

Sambungnya Rajudin , Kondisi jembatan ini telah berlalu semenjak 2 bulan terakhir dan terkesan pemerintahan Gayo Lues hanya membiarkan begitu saja.

"Dalam 2 bulan terakhir kondisi jalan tersebut semakin rusak parah hingga jembatan itu pun nyaris Putus menyebabkan mengancam korban jiwa pengguna jalan," Sebutnya.

Menurut nya jalan itu sangat sentral di gunakan oleh masyarakat Karena Jalan elak ini merupakan jalur utama masuk ke kampung pedalaman kecamatan Tripa Jaya ungkapnya.

"Apa lagi masyarakat dari daerah luar yang tidak tau dengan keadaan tersebut ,hal ini kan sangat memprihatikan akan keselamatan pengguna jalan," Jelasnya dengan heran.

Ia juga berharap kepada dinas terkait agar segera memperbaiki jalan tersebut karena jalan tersebut selain jalan lintas juga merupakan masuk keluar nya kebutuhan masyarakat baik hasil pertanian maupun hasil perekonomian masyarakat, apalagi saat menjelang hari raya otomatis masyarakat banyak yang melintas dijalan tersebut, kesannya jangan sampai menunggu korban jiwa dulu baru diperbaiki.

Berdasarkan pantauan bimcmedia.com, sampai saat ini dinas terkait belum ada melakukan perbaikan jalan tersebut.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!