Kabupaten Aceh Jaya Pecahkan Rekor Muri Usai 172 Desa Bikin Bundesma

Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menerima tiga penghargaan untuk kategori baru dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). | Sumber Foto.: Detik.com

Bimcmedia.com, Aceh Jaya; Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menerima tiga penghargaan untuk kategori baru dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Salah satu rekor MURI itu terkait pembentukan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) beranggotakan 172 desa.

Tiga rekor Muri dipecahkan Aceh Jaya yakni sebagai kabupaten pertama berhasil menginisiasi kerja sama antar desa terbanyak 172 desa dalam satu dokumen kesepakatan kerja sama dalam satu kabupaten. Kedua, Aceh Jaya juga disebut sebagai daerah pertama yang berhasil berhasil menyepakati pendirian Bumdesma.

Terakhir, Aceh Jaya memiliki Bumdesma pertama di Indonesia yang berhasil mendirikan pabrik kelapa sawit. Penghargaan rekor MURI tersebut diserahkan Direktur Operasional MURI Yusuf Ngadri kepada PJ Bupati Aceh Jaya Dr Nurdin.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, mengatakan penghargaan tersebut diberikan karena keberhasilan Aceh Jaya memecahkan rekor kategori baru yang sulit dipecahkan. Saat ini disebut belum ada kabupaten lain di Indonesia yang membuat program seperti Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.

"Ini adalah inisiasi dari Pj Bupati Aceh Jaya dalam melakukan lompatan ke depan dalam mempersatukan masyarakat Aceh Jaya yang bertujuan untuk kesejahteraan," Kata Yusuf dalam keterangannya, melansir detik.com, Senin (17/07/2023).

Menurutnya, tidak mudah menyatukan semua desa yang memiliki berbagai kepentingan untuk membuat Bundesma. Dia menyebut, mempersatukan seluruh desa dalam satu kabupaten bukan perkara mudah.

"Apa yang dilakukan oleh Pj Bupati Aceh Jaya ini merupakan terobosan baru yang dibutuhkan dalam pembangunan. Dan kita patut memberi apresiasinya" Jelasnya.

Sementara itu, PJ Bupati Aceh Jaya Nurdin mengatakan, Rekor Muri tersebut merupakan keberhasilan masyarakat Aceh Jaya dalam menyatukan gerak langkah untuk menatap masa depan yang lebih baik. Dia berharap masyarakat ikut mengawasi Bundesma agar berjalan sesuai diharapkan.

"Saya hanya menyampaikan gagasan-gagasan dan melakukan upaya fasilitasi, akan tetapi semua itu adalah tekad masyarakat Aceh Jaya untuk ingin maju dan berkembang dengan mengunakan berbagai sumber daya yang ada," Tandas Nurdin.

***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!