Kadis PMK Bantah Pemilihan Ulang di Makmur Jaya Karna Adek Kandung Walikota.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam Irwan Faisal SH, (Ist)

Bimcmedia.com, Subulussalam: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Subulussalam Irwan Faisal SH membantah terkait pemilihan ulang kepala kampong makmur jaya kecamatan Simpang Kiri, kota Subulussalam dikarenakan adek Kandung Walikota melainkan hal itu sudah sesuai dengan Qanun Aceh nomor 4 Tahun 2009, Qanun Kota Subulussalam Nomor 1 tahun 2022 dan Perwal Kota Subulussalam nomor 35 Tahun 2022

"Selaku tim penyelesaian sengketa pilkampong tingkat kota Subulussalam kami sampaikan bahwa persoalan itu murni bagian dari proses berdemokrasi bukan persoalan penggugat adek kandung dari Walikota Subulussalam"Kata Irwan Faisal kepada media Bimcmedia.com pada Sabtu 26 November 2022 malam.

Irwan Faisal menerangkan gugatan calon Kepala Kampong nomor urut 4 di Kampong makmur jaya yakni Lilis Suryani Bintang yang di tujukan kepada p2k kampong makmur jaya kemudian di fasilitasi oleh Panwascam Kecamatan simpang kiri,lalu melaporkan kepada Tim Penyelesaian sengkata pilkampong Kota subulussalam.

"Sesuai dengan laporan dan berkas serta hasil fasilitasi dari panwascam simpang kiri, tim kota telah menindak lanjuti persoalan sengketa pilkampong tesebut lalu melakukan langkah langkah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku."Terang Faisal

Lebih lanjut Faisal menjelaskan pihaknya telah melakukan verifikasi berkas dan klarifikasi kepada Para Pihak serta melakukan konfontasi dengan pihak terkait diantaranya dengan saksi masing masing calon,P2K Kampong makmur jaya,KPPS 1 dan 2,P2P kampong makmur jaya ,Linmas KPPS 1 dan 2 dan PJ kepala kampong serta BPK kampong makmur jaya serta saksi saksi lainnya yang dinggap perlu

"Berdasarkan hasil tersebut tim menemukan pelanggaran tentang pelaksanaan pemilihan kepala kampong di makmur jaya sehingga dilakukan pemilihan ulang"Jelasnya

Masih Faisal Tim penyelasian sengkata pilkampong kota subulussalam dapat mempertanggung jawabkan hasil rekomendasi kepada walikota subulussalam dikarenakan keputusan walikota yang bersifat mutlak serta mengikat berdasarkan rekomendasi Tim Penyelesaian sengkata pilkampong.

Faisal juga menegaskan bagi kandidat calon kepala kampong dimana dan siapapun itu boleh menggugat tentang hasil pemilihan kepala kampong namun harus jelas dan sesuai dengan koridor juga tanpa harus menggiring opini yang dapat memecah belah persatuan dan persaudaraan masyarakat kota Subulussalam.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!