Kasus dan Kematian akibat Covid-19 di Indonesia Tertinggi di ASEAN

Bimcmedia.com, Nasional – Indonesia tak hanya menempati peringkat pertama kasus terbanyak Covid-19 di ASEAN atau Asia Tenggara.

Dari sisi angka kematian, Indonesia juga menduduki peringkat pertama kematian tertinggi karena Covid-19 di ASEAN.

Seperti yang pernah diberitakan Kompas.com, Kamis (15/10/2020), Indonesia menyalip Filipina yang sebelumnya berada di peringkat pertama dalam jumlah kasus Covid-19 terbanyak se-Asia Tenggara.

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia saat ini tercatat 349.160 kasus, sedangkan Filipina 348.698 kasus. Sementara itu, jumlah kematian karena Covid-19 Indonesia hampir dua kali lipat Filipina.

Indonesia mencatatkan 112 kematian baru pada Kamis (15/10/2020). Total kematian yang tercatat di Indonesia adalah 12.268 jiwa, sedangkan Filipina 6.497 jiwa.

Berikut ini jumlah kematian karena Covid-19 di Asia Tenggara selengkapnya: Indonesia: 12.268 Filipina: 6.497 Myanmar: 765 Malaysia: 170 Thailand: 59 Vietnam: 35 Singapura: 28 Brunei Darussalam: 3 Timor Leste: 0 Laos: 0 Kamboja: 0 Kasus di Indonesia.

Indonesia melaporkan kematian pertama karena Covid-19 pada 10 Maret 2020 dengan korban seorang Warga Negara Asing (WNA).

Dikutip dari Worldometers, kematian karena Covid-19 di Indonesia tembus angka 100 pada 28 Maret 2020, tepatnya 102 jiwa.

Angkanya terus tumbuh dan hanya dalam dua bulan, tepatnya pada 12 Mei kasus kematian di Indonesia tembus 1.000 jiwa.

Saat itu, angkanya adalah 1.007 jiwa. Kemudian, pada 30 Juli 2020, tembus 5.000 jiwa, yaitu 5.058 jiwa. Pada 24 September 2020, angkanya mencapai 10.000, tepatnya 10.105 jiwa.

Dari grafik kematian karena Covid-19 yang dibuat Worldometers, sejak awal belum menunjukkan penurunan. Kini, angka kematian Covid-19 Indonesia berada di 12.000 dan menuju 15.000 jiwa.

Sama seperti kurva kematian, kurva kasus Covid-19 di Indonesia juga terus naik. Masih dari Worldometers, sejak dilaporkan pertama kali pada 2 Maret 2020, jumlah kasusnya terus merangkak naik.

Total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 1.000 kasus, tepatnya 1.046 kasus pada 27 Maret. Lalu mencapai 50.000 kasus pada bulan Juni, tepatnya 50.187 kasus pada 25 Juni.

Tak lama setelah itu pada bulan Juli tembus 100.000 kasus. Itu terjadi pada 27 Juli dengan 100.303 kasus. Setelah itu, dua bulan kemudian tembus 200.000, tepatnya 200.035 kasus pada 8 September.

Hanya dalam sebulan, pada 4 Oktober, tembus 300.000 kasus, tepatnya 303.498 kasus. Saat ini total kasus Covid-19 di Indonesia adalah 349.160 dan mendekati angka 400.000 kasus, sebagaimana dikutip pada Kompas.com Jumat (16/10/2020).

-AZ-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: