Breaking News

Ketua IKA UTU Desak Rekanan Jaga Kualitas Masjid Kampus 

Laporan ,
Ketua Ika Memantau Pembangunan Mesjid UTU
Bimcmedia.com | Masjid Universitas Teuku Umar | Foto : UTU

Bimcmedia.com, Meulaboh : Ketua Ikatan Alumni Universitas Teuku Umar (IKA UTU) Meulaboh Arhamarridha,S.Sos meminta rekanan yang membangun Masjid Kampus dengan anggaran mencapai Rp.16 Milyar lebih untuk memperhatikan kualitas bangunannya, jangan asal dikerjakan sehingga membuat kecewa pihak akademik dan Mahasiswa

Pembangunan rumah ibadah dengan biaya besar tentu mutu mesti dijamin, karena itu masa depan jangan belum digunakan sudah mulai rusak, demikian disampaikan Ketua IKA UTU kepada bimcmedia.com Kamis (12/8/2021)

"Diharapkan kepada rekanan agar pembangunan masjid dikerjakan lebih serius , pihak kontraktor silahkan mencari rezeki tapi jangan merugikan Rakyat lain," tegasnya

Ketua IKA UTU, Arhamarridha, S. Sos
Bimcmedia.com | Ketua IKA UTU, Arhamarridha, S. Sos/Ist

Selain pelaksana konstruksi , Ketua IKA UTU juga berharap Padanya engawasan ketat dari pihak pengawas, Jangan terkesan masjid itu dibangun asal jadi " cilet-cilet" karena di rumah ibadah itu nantinya Mahasiswa dan para dosen bisa melakukan berbagai kegiatan keagamaan baik dimusim kemarau maupun musim hujan, jadi kalau bocor bagaimana kualitas kenyamanan orang didalamnya.ujar ketua

" Pengawas harus tegas dan Berani menyampaikan temuan kepada rekanan bila tidak sesuai, jangan spai timbul masalah hukum nanti nya, itu Masjid Kampus mohon jangan disepelekan, karena rektor sangat mendambakan rumah ibadah tersebut menjadi Islamic Centar nantinya" tegas Arham

Alumni UTU akan memantau dan menggawal proses pembangunan dilingkungan Universitas tersebut, agar jangan sampai konstitusi asal jadi, IKA juga akan memantau proses pembangunan lainnya yang berlangsung.

Sebelumnya Panitia Khusus Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan X yang diketua Fuadri, S.Si, M.Si Senin (9/8) sebagaimana diberitakan oleh media meninjau kontruksi masjid Kampus UTU Meulaboh, dan menemukan bangunan masih bocor dan ada yang tidak sesuai, Pihaknya berharap Pemerintah Aceh bertanggung jawab dengan meminta rekanan memperbaiki kerusakan agar dapat segera difungsikan.

( FL)

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!