Laksanakan BIAN, Pemerintah Targetkan 1,4 Juta Anak Aceh

Bian
Sekda Aceh Taqwallah menyampaikan sambutan pada pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tingkat provinsi Aceh | Ist

BIMCMEDIA.COMBanda Aceh : Sebanyak 1,4 juta anak di Aceh akan memenuhi syarat untuk program Bulan Imunitas Anak Nasional (BIAN) mulai Mei mendatang.

Dilansir Laman resmi Pemerintah Aceh Dinas kesehatan, dr Kadinkes Aceh  Hanif "Memberikan keterangan pers kepada tim media sesaat setelah Kadinquez menghadiri Konferensi Deklarasi Bulan Imunitas Anak Nasional Virtual (BIAN) yang diadakan di gedung Museum Aceh," Jum'at 20/05/2022.

“Sebelumnya saya menyaksikan Presiden melakukan Bulan Imunitas Anak Nasional, namun yang terbaru diumumkan oleh Menteri Kesehatan yang artinya BIAN diluncurkan dari tanggal 18 Mei hingga Juni. Adalah sebulan. Dr Hanif berharap ini bisa dilakukan secara bersamaan. seluruh Ache, sesuai harapan Presiden, Menteri, dan kita semua.

Kadinquez, khususnya di negara bagian Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau, memiliki tambahan vaksinasi campak dan rubella untuk anak di bawah usia 9 bulan hingga 15 tahun, serta vaksinasi lain yang ditinggalkan. lebih lanjut dilaksanakan untuk mengejar. Vaksinasi lengkap terhadap polio dan vaksin DPT. Saya merindukan HB-Hib.

Untuk kasus Aceh, Deklarasi Bulan Imunitas Anak Nasional akan dilakukan di tingkat negara bagian Aceh pada Kamis (19/5). Pernyataan ini berkisar pada apa yang dikenal sebagai Daya Madina Tudinya, atau Daya Abu Palo Gaden di Aceh Utara.

Pernyataan besok akan dikeluarkan oleh Dr Takuwara, Direktur Sekda Aceh didampingi perwakilan Dinas Kesehatan Aceh dan Pelaksana Forco Pimda Kabupaten Aceh Utara, UNICEF dan Mitra Pelaksana, Yayasan Darah Aceh, dan Kementerian Kesehatan. Kesehatan...

Di tingkat nasional, Deklarasi Bulan Imunitas Anak Nasional (BIAN) 2022 akan dilaksanakan pada Rabu (18 Mei 2022) di Gedung Regional Tanjung Pinang Kepulauan Riau. Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin.

Menkes mengimbau orang tua untuk memastikan anaknya diimunisasi lengkap.  Pada awal Bulan Imunisasi Anak Nasional, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau orang tua untuk memastikan anak-anaknya divaksinasi secara lengkap. Tujuannya adalah untuk melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi.

"Vaksinasi melindungi anak-anak dan membuat mereka lebih sehat dan lebih pintar saat mereka tumbuh dewasa," katanya.

Vaksinasi bertujuan untuk meningkatkan kekebalan anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi seperti hepatitis, campak, rubella, polio, tetanus dan difteri.

Menkes mengatakan, mencegah penularan penyakit dengan vaksinasi jauh lebih murah daripada mengobati serangan penyakit.

“Bayangkan ada obat antivirus yang harganya jutaan bahkan puluhan juta rupiah jika sakit, apalagi masuk ke unit perawatan intensif,” ujarnya di sawah.

Dikutip dari Kementerian Kesehatan, BIAN ini bertujuan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi seperti campak, rubella, polio, difteri, batuk rejan, hepatitis B, dan pneumonia (radang paru-paru dan pneumonia). dikatakan bahwa. (Peradangan pada dinding bagian dalam otak).

BIAN adalah penawaran vaksinasi-vaksinasi rubella tambahan untuk melengkapi dosis yang terlewat dari vaksinasi polio dan DPT-HB-Hib.

BIAN akan dikelola di fasilitas pelayanan kesehatan, sekolah, dan posko kekebalan lainnya mulai Mei 2022. Fasilitas pelayanan kesehatan meliputi Puskesmas, rumah sakit, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Anak-anak antara usia 9 bulan dan 15 tahun menerima vaksinasi tambahan terhadap campak dan rubella, terutama di negara bagian Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.

Bawa anak Anda ke fasilitas kesehatan dan pos pelayanan BIAN mulai Mei 2022 untuk melindungi anak-anak Indonesia dari penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi.

***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!