Makin Membesar Lobang Di Simpang Jalan Abadi, Keuchik : Mobil tangki Pertamina Penyebabnya

bimcmedia.com, Meulaboh : Kondisi lobang disimpang jalan Abadi Gampong Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat makin parah sehingga sangat terganggu transportasi dan penduduk disekitarnya.

Keterangan : Lobang Di Simpang Jalan Abadi Sangat Mengganggu Pengguna Jalan/ FL

Lobang itu sudah lama ada, hampir setahun lebih kurang, makin hari bertambah besar namun sampai saat ini belum ada sentuhan pemerintah dan pihak pertamina yang aktif menggunakan jalur tersebut untuk angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM)

Keuchik Gampong Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Yuliar via handphone menghubungi bimcmedia.com Sabtu (29/8/2020) menjelaskan bahwa lobang disimpang jalan tersebut sudah sangat meresahkan warga sekitar apalagi disaat musim hujan seperti sekarang ini

” Ketika musim hujan air tergenang dalam lobang tersebut, saat mobil tangki pertamina melintas maka rumah warga sasaran percikan nya” Kata keuchik

Menurut Yuliar, warga sudah mengeluh terhadap lobang di simpang jalan abadi, pihak gampong sudah menyampaikan ke dinas terkait baik lisan maupun tulisan, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan

Kerusakan jalan tersebut disebabkan oleh mobil tangki pertama yang aktif melintas kawasan itu, namun management perusahaan tersebut juga tidak ada kepedulian, harusnya area lintasan diperhatikan demi kebaikan bersama, harapnya

” Dapat dikatakan kerusakan jalan tersebut mobil tangki pertama penyebabnya, Makin hari makin melebar kerusakan, harusnya Mereka peduli ” Tambah keuchik yang mengaku baru menerima keluhan warga terkait genangan air di simpang itu.

Keterangan : Lobang Besar di Jalan Simpang Abadi Makin Parah/FL

Kepada media ini kepala desa meminta agar mempublikasikan kondisi jalan tersebut supaya pemerintah khususnya dinas terkait  segera memperbaiki, karena itu menjadi kebutuhan mendesak Masyarakat Rundeng dan pengguna jalan

Kawasan tersebut padat sementara jalan sempit ditambah lobang makin melebar dan air tergenang, Maka dasar itu warga meminta pemerintah dan pertamina agar segera memperbaikinya jangan sampai menelan korban, pangkas keuchik tegas.


FL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: