Manfaat Mengajarkan Etika Pada Anak Sejak Usia Dini

Manfaat Mengajarkan Etika Pada Anak Sejak Usia Dini.Ist

Nama:Rindi Ardina 2105905030102Universitas Teuku Umar Email: ardinarindi282@gamil.com

Bimcmedia.com,Etika tidak terlepas dari kesopanan dan kesusilaan, etika adalah ilmu normatif,ialah ilmu tentang apa yang hendaknya harus ada dan bukan ilmu tentang apa yang nyatanya ada.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif.

Menurut Sukardi (2016:157) bahwa penelitian deskriptif dilakukan bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan secara sistematis fakta dan karakteristik objek atau subjek yang diteliti. Metode yang di gunakan adalah metode deskriptif dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran etika sejak dini memiliki dampak yang signifikan pada perkembangan anak.

Menurut Erich From, jika ingin membangun bangsa, bangunlah masyarakatnya; jika ingin membangun masyarakat,bangunlah keluarganya;jika ingin membangun keluarganya,
bangunlah manusianya, jika ingin membangun manusianya,bangunlah hatinya.

Usia dini merupakan masa peka bagi anak, pada masa ini anak mulai sensitif menerima berbagai upaya perkembangan seluruh potensi mereka, maka dari itulah pada usia demikian merupakan masa yang tepat memberi dan merangsang kepekaan mereka dengan stimulus dan kondisi yang sesuai dengan kebutuhannya agar perkembangan anak tercapai secara optimal.

Setiap anak dipandang sebagai individu yang unik, meskipun pola perkembangan dan pertumbuhannya berbeda satu sama lainnya. Keunikan mereka akan terlihat
dari perilaku dalam mengenal lingkungannya. Keunikan ini adalah sebuah gambar yang terus diamati dalam rangka pembentukan generasi sehat dan berdaya guna.

Program PAUD direalisasikan melalui pendidikan formal, semi formal dan informal. Secara formal, program diwujudkan dalam jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak, sedangkan secara semi formal diarahkan pada pendidikan taman bermain atau play group.

                         MANFAAT ETIKA
Sebagai pembeda antara yang baik dan buruk Etika yang telah melekat pada diri
individu lambat laun akan membuat individu tersebut mengetahui dan memahami secara penuh terhadap hal atau sesuatu yang ada di sekitarnya. Pemahaman yang dimaksud adalah sesuatu yang dianggap baik dan buruk.

          CARA MENDIDIK ETIKA PADA ANAK

1.Berikan Contoh Yang Baik
Anak-anak belajar dari orang dewasa. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua
untuk menjadi contoh yang baik dalam perilaku dan tindakan mereka sehari-hari. Ketika anak- anak melihat orang tua mereka berperilaku baik dan beretika, mereka cenderung meniru dan
menginternalisasi nilai-nilai tersebut.

2. Ajarkan Empati
Salah satu langkah penting dalam pembentukan etika mereka adalah mengajarkan anak-
anak untuk memahami dan merasakan perasaan orang lain. Dengan mengajarkan mereka untuk
berempati, mereka akan belajar untuk memperlakukan orang lain dengan baik dan
mempertimbangkan perasaan dan kebutuhan orang lain.

3. Berkomunikasi Dengan Jujur
Orang tua harus mengajarkan anak-anak mereka untuk selalu berbicara jujur dan
menghargai kejujuran dalam semua situasi, karena ini membantu mereka memahami
pentingnya kejujuran dan integritas dalam hubungan interpersonal.

4. Terlibat dalam Kegiatan Sosial
Mengajak anak-anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial atau sukarela
membantu mereka memahami pentingnya membantu orang lain dan berkontribusi pada masyarakat. Kegiatan ini mengajarkan mereka rasa tanggung jawab, empati, dan kerja sama.

5. Berikan Pujian dan Dorongan
Ketika anak-anak berperilaku baik atau menunjukkan sikap etis, memberikan pujian
dan dorongan yang positif akan mendorong mereka untuk berperilaku lebih baik lagi. Ini juga membantu mereka memahami bahwa perilaku etis dihargai dan dihargai dalam masyarakat.

6. Berbicara Tentang Nilai-Nilai Etika
Orang tua harus secara aktif berbicara dengan anak-anak mereka tentang nilai-nilai etika seperti kejujuran, rasa hormat, dan empati. Dengan berbicara tentang nilai-nilai ini secara teratur, anak-anak akan memahami artinya dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari

7.Memberikan Batasan Dan Konsekuensi Yang Konsisten Orang tua harus menetapkan batasan yang jelas dan menerapkan konsekuensi yang konsisten ketika anak-anak melanggar nilai-nilai.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!