Masyarakat Aceh Barat Mengeluh Seringnya Pemadaman Listrik Pada Malam Hari

Masyarakat Aceh Barat
Masyarakat menggunakan Obor sebagai penerangan di rumahnya | Ist

Bimcmedia.com, Meulaboh : Masyarakat Kabupaten Aceh Barat mengeluhkan sering terjadinya padam listrik pada saat malam hari di beberapa daerah pelosok Aceh barat, Selasa (28/02/2023).

Pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini pada malam harinya membuat masyarakat Aceh Barat merasa resah sehingga banyak aktivitas - aktivitas yang hendak akan dilakukan menjadi terkendala akibatnya tidak adanya penerangan dimalam hari.

Salah satu masyarakat kecamatan Sungai Mas yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, Pemadanan listrik ini sudah terjadi 3 hari belakangan ini dan membuat masyarakat sulit melakukan aktifitas dimalam hari dikarenakan dalam kegelapan sehingga kebanyak hanya berdiam diri dirumah saja.

"Ya betul sejak 3 malam ini selalu padam listrik, ini membuat kami cukup resah apalagi anak anak yang akan pergi ke tempat pengajian membuat mereka harus kembali lagi ke rumah karena padamnya listrik" pungkasnya

Tidak hanya itu saja, padam listrik ini juga menggangu aktivitas pengguna jalan dimana saat malam hanya terjadi padam listrik membuat jalan di kawan tersebut gelap gulita yang di khawatirkan akan terjadi hal hal yang tidak di inginkan saat berkendara.

"Penggunaan jalan disaat padam listrik ini tidak dapat kami gunakan karena potensi kecelakaan yang besar, dimana area ini sering terjadi longsor dan tumbang kayu membuat tak terlihat sehingga mengganggu pengguna jalan. Tidak hanya itu juga, saat mati lampu sinyal hp kami menghilang membuat komunikasi dengan luar menjadi terganggu," ungkapnya.

Informasi yang didapatkan melalui masyarakat sekita ada beberapa kecamatan yang sering terjadi pemadaman listrik di malam hari diantaranya; Kecamatan Sungai Mas, Woyla, Woyla Timur, Arongan Lambalek, dan Pante Cermin.

"Kami berharap agar pemerintah Aceh Barat tidak melihat kami yang ada di pelosok ini dengan sebelah mata, namun apa yang dirasa oleh kita Meulaboh juga dapat kami rasakan di pelosok ini, sehingga pemerataan pembangunan dan fasilitas lainnya dapat dirasakan di semua tempat," Harapnya

Disamping itu, kepala MULP Meulaboh Kota, Heldi Tindra, kepada Bimcmedia.com menanggapi Permasalahan tersebut. Dirinya menyampaikan, beberapa hari belakangan ini banyak gangguan jaringan yang menyebabkan padam listrik mulai dari binatang yang berterbangan maupun cuaca buruk.

"Beberapa hari ini padam listrik karena gangguan Kalong mengenai jaringan tegangan menengah kita, kemudian juga ada pohon tumbang akibat cuaca hujan badai disertai angin kencang," Pungkasnya.

Pihaknya sedang berusaha melakukan normalisasi gangguan aliran listrik, namun terkait dengan kecamatan Woyla, Samatiga dan Arongan lambalek pihaknya tidak mengetahui masalah gangguan jaringan dikarena wilayah tersebut masuk ke area lain.

"Saat ini pihak kami sedang memperbaiki permasalah tersebut dan diusahakan hari ini sudah selesai normal kembali, terkait dengan Kecamatan Woyla, Arongan lambalek dan Samatiga itu masuk ke ULP Teunom" ungkapnya.

Nouval Farabi

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!