Breaking News

Melalui Sumberdaya Lokal, Dorong Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan

Laporan ,
Dorong Peningkatan Ekonomi
Syamsul Kamal Memperlihatkan Kemasan Produk Sumber Daya Lokalnya/bimcmedia.com

bimcmedia.com, Meulaboh : Bertujuan untuk mendorong peningkatan ekonomi yang berkelanjutan serta berkeadilan, terutama dalam situasi sulit akibat pandemi covid 19 selama ini. (07/10/2020)

Syamsul Kamal selaku owner/produsen produk kemasan minuman kesehatan di rumah produksi, kepada bimcmedia.com mengungkapkan "Maka saya telah berinisiasi dengan mengambil peran penting dan strategis serta terus berinovasi dan insyaallah siap mengahadapi persaingan industri global”.

Dengan penuh optimisme, lanjut kamal, saya berkeyakinan hal tersebut akan dapat terwujud bila semua pihak ikut terlibat memberi dukungan karena pada dasarnya kita memiliki potensi sumber daya manusia dan alam yang cukup potensial.

Adapun usaha yang saya maksud dan memang sedang saya kembangkan saat ini adalah usaha olahan bahan baku pangan yang merupakan sumberdaya lokal seperti beras merah, jahe merah dengan campuran gula aren yang di desain dalam bentuk kemasan yang cukup menarik sebagai bagian rantai suplai industri IKM pangan untuk kebutuhan konsumen akhir.

Menurut produsen serbuk beras merah jahe (S-BMJ) penjualan produk kemasan minuman kesehatan herbal merupakan sebuah usaha yang sangat menjanjikan diera milenial dan situasi pandemi ini, usaha ini merupakan usaha home industri yang memanfaatkan sumberdaya lokal dengan inovasi dan teknologi terkini dalam memproses sumber bahan pangan menjadi menjadi sebuah Industri pangan yang marketable, profitable, dan sustainable.

Masih kamal, usaha ini bukan sebuah usaha yang baru atau akan dimulai tetapi sebuah usaha yang telah dijalankan semenjak tahun 2010 lalu,hanya saja tidak dikelola dan dikembangkan dengan baik karena kesibukan lain, padahal permintaan pasar terhadap produk kemasan serbuk beras merah jahe (S-BMJ) terus meningkat, karena selain memiliki rasa yang enak saat dikonsumsi juga mempunyai banyak manfaat terhadap kesehatan. Sehingga banyak konsumen / atau pelanggan memberikan testimoni bahwa S-BMJ bukan obat tetapi mengobati.

Rumah produksi S-BMJ ini dulu berlokasi di Jalan Banda Aceh Meulaboh Desa Monmata kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya. Saat ini kami sedang mencari lokasi baru untuk pengolahannya.

Alasan saya memilih usaha ini berawal dari pemikiran kritis dan pengalaman yang cukup panjang dalam pendamping komunitas tani dalam mengelola usaha pertanian padi dan tanaman holtikultura lainnya yang keuntungan ekonomi selalu tidak berpihak kepada petani kecil khususnya.

Karena Petani memiliki keterbatasan kemampuan akses pasar dan penentuan harga, petani hanya sebagai objek yang seharusnya merekalah sebagai Subjek atau pemeran utama dalam hal pemenuhan pangan bagi bangsa dan negara ini, karena bila petani berdaulat maka sejahtera lah Indonesia raya ini.

Sehingga dengan adanya dukungan banyak pihak serta besarnya dukungan dari keluarga dan teman-teman dalam menjalankan usaha ini. Promosi yang digunakan melalui media online, brosur, dan mulut ke mulut maka usaha olahan produk pangan ini dinyatakan layak untuk dijalankan dan terus berkembang serta berkelanjutan.

Visi usaha produk kemasan minuman kesehatan serbuk beras merah Jahe ( S-BMJ) yang dijalankan ini menjadi sebuah industri pangan yang terpercaya dan berkualitas di Aceh khususnya, Indonesia dan Dunia.

“Perwujudannya dalam bentuk berbagai aksi, inovasi dan kreasi seperti , melayani konsumen dengan baik, memberikan komitmen dalam berbisnis, cepat dan siap, menerima saran dan masukan untuk perbaikan rasa dan kualitas produk, pengolahan yang steril serta transparan terhadap konsumen,dan mampu memberikan daya tarik bagi konsumen dan pelanggan”papar kamal.

Usaha yang tujuan besarnya adalah mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat yang bermuara pada pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan khususnya di provinsi Aceh, dan Indonesia pada umumnya.”urai aktivis sosial ini”.

Kami percaya bahwa untuk mengatasi kemiskinan di negeri ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan seluruh lapisan masyarakat terutama para pemikir yang berjiwa entrepreneurship (kewirausahaan) sehingga potensi yang ada pada masyarakat merupakan modal utama dalam mengatasi masalah ekonomi tersebut. Tutup pengusaha muda ini.

---

(Redaksi)

Komentar

Loading...