Pasca Jatuh Dari Pohon, Begini Nasib Warga Miskin Aceh Barat 

Pasca Jatuh Dari Pohon
Bimcmedia Bimcmedia.com | Saripudin,warga Gampong alu kemuning kecamatan Woyla barat Aceh barat, penderita lumpuh akibat jatuh dari pokok kelapa tiga tahun lalu, kini terbaring lemah dan mengharapkan kepedulian semua pihak untuk berobat | Foto : aduwina

Bimcmedia.com, Meulaboh : Pasca jatuh dari pohon kelapa 3 tahun lalu,  kondisi tubuh saripudin (36) warga Alue Kemuning, Kecamatan Woyla Barat Aceh Barat mulai sakit dan dalam waktu tiga bulan terakhir kondisinya sangat memprihatinkan dengan beban hidupnya dari hari ke hari semakin berat, ingin berobat, namun tak punya biaya, kini kondisi warga miskin tersebut sudah lumpuh total

Pasca jatuh dari pohon kala itu, berat badannya terus menurun, ditubuhnya terdapat beberapa titik luka yang sudah berlubang. Sementara Istri dan anak-anak saripudin tidak berada disisinya justru Mereka tinggal di Padang, Sumatera Barat.

Bukan tanpa alasan istrinya berda jauh di sana. Himpitan ekonomi yang merosot ditengah pandemi Covid-19 saat ini, tak ada cara lain demi menyelamatkan anak-anak Mereka, dengan berat hati Pudin mengharuskan Istrinya bekerja di Padang menggantikan tulang punggung Keluarga, musibah tidak kita minta tapi semua itu rahasia Allah.

Pudin, saat ini dirawat di rumah Orang Tuanya yang juga memiliki keterbatasan biaya, jika harus membawa Anaknya berobat ke rumah sakit, jangankan untuk kebutuhan pengobatan, untuk memenuhi kebutuhan hidup saja sangat susah. Namun sebagai Orang Tua sangat berharap Pudin mendapatkan pengobatan yang layak, semoga harapannya terwujud.

Untuk dapat dibawa Pudin berobat ke rumah sakit, kini keluarganya sangat mengharapkan bantuan Warga, sehingga dia bisa sehat kembali sehingga bisa bekerja membiayai hidup Keluarganya. Kini kondisi Pudin mengalami lumpuh total seluruh tubuh sudah tak mampu digerakkan nya

Pria paruh baya yang mengalami kelumpuhan ini, sampai saat ini masih terbaring tak berdaya di rumah Orang Tuannya yang jauh dari ibukota, sehari-hari hanya bisa tertidur lemas, bahkan untuk Buang Air Besar (BAB) maupun kencing saja terpaksa ditempat tidur. Banyak cita-cita ingin dia wujudkan,  namun apalah daya ketika kenyataan hidup lain diterimanya, sering dia meneteskan air mata ketika memperhatikan nasib hidupnya walaupun demikian dia berusaha tegar dan pasrah mencoba untuk ikhlas menerima cobaan dari Allah SWT. Kata warga yang menjenguknya selama ini.

Pemerhati sosial Aceh Barat,  Aduwina Pakeh, M.Sc kepada bimcmedia.com Minggu (11/07/2021) menceritakan, ketika dia mendapatkan informasi dari relawan sosial di Arongan Lambalek. Ismayadi, SP tentang ada seorang warga bernama Saripudin mengalami sakit berat dan butuh pengobatan segera, maka dirinya terpanggil untuk menggalang bantuan sambil mengumpulkan kisih yang dialami Warga miskin Aceh Barat tersebut.

Menurut Aduwina Pakeh, beban dipikul Pudin sangat berat, sebagai kepala rumah tangga, Dia harus membiayai hidup Istri dan Anaknya. namun, kini semua itu tak bisa dilakukannya dan hidupnya hanya bertumpu pada Orang Tua, sementara sang Istri harus berjuang sendiri di Padang Sumatra barat guna membiayai kehidupan Anak-anaknya.

"Sayang, Pudin dulunya tinggal di Padang, namun akibat  kecelakaan jatuh dari batang kelapa, beliau balik ke Aceh sambil berobat, dalam waktu tiga bulan terakhir pekerja keras tersebut mengalami kelumpuhan. Kini hidupnya sangat berharap kepedulian hamba Allah untuk bisa segera berobat" ujar Aduwina sedih

Sebagaimana diketahui, selama Kondisi pandemi Covid-19 melanda Negeri, orang sehat saja mengalami kesulitan ekonomi, apalagi orang sakit seperti pak Pudin. Maka untuk meringankan beban hidupnya, sesama ummat mari saling bantu bagaimanapun juga itu adalah saudara kita seagama dan satu daerah , ajaknya penuh harap

"Lewat media ini, kami mengajak para dermawan untuk dapat membantu biaya mengobati Bang Pudin sehingga dapat kembali normal hidupnya seperti semula" ujar akademisi ini miris penuh harap.

Ditengah kepasrahannya, Pudin menuturkan sangat ingin bisa sehat kembali agar bisa bekerja lagi untuk membiayai pendidikan dua anaknya yang kini masih duduk dibangku sekolah. Aduwina mengharapkan kepada siapapun yang ingin membantu meringankan beban hidup Bang Pudin untuk biaya pengobatan kesembuhannya, dapat menyalurkan donasi via Ismayadi, SP (+62 852-6065-1713) atau melalui Aduwina Pakeh (WA : +62 821-6672-5955), atau dapat mengunjungi langsung ke kediaman Bang Pudin di Gampong Alue Kemuning,  Kecamatan Woyla barat kabupaten Aceh Barat.

Atau donasi dapat juga mengirim bantuan via  BANK ACEH  AN. ISMAYADI Rek : 06402240007940. Ismayadi yang merupakan salah satu relawan penggalangan bantuan untuk Bang Pudin.

“Keluarga Nurdin belum ada rekening bank, jadi kami berinisiatif agar dapat memudahkan penyaluran dana bantuan untuk penderita, insya Allah amanah ”kata Ismayadi kepada media.

___

(FL)

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!