Pemkab Galus Datangkan Dinas Pertanian Aceh ke Gayo Lues Tinjau Hasil Panen

Laporan ,
hasil panen
Dinas Pertanian datangkan Dinas Pertanian Aceh serta Bupati Gayo Lues dan unsur forkopimda tinjau hasil panen di desa Blangbengkik | Istimewa

Bimcmedia.com, Blangkejeren : Dinas Pertanian datangkan Dinas Pertanian Aceh serta Bupati Gayo Lues dan unsur Forkopimda untuk meninjau langsung hasil panen di desa Blangbengkik, Kamis (29/09/2022).

Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru mengungkapkan Gayo Lues dari waktu ke waktu terus menguatkan cengkramannya ke pasar Sumatera Utara Bupati mengungkapkan Gayo Lues memegang 30% komoditi cabai dan bawang di Pasar Medan Hal ini menjadi bantuan besar kepada pemasukan petani lokal di Kabupaten.

Namun, Bupati tetap meminta dukungan para stakeholder baik dari Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues maupun Pemprov Aceh soal stabilitas harga pasar. Bupati mengharapkan Dinas Pertanian Provinsi Aceh dapat memberikan solusi efektif untuk menjawab persoalan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima oleh media ini yang dikeluarkan oleh Camat Blangpegayon, pada panen kali ini Desa Blang Bengkik dapat menghasilkan sebanyak lebih dari 1.500 mulsa dan belum termasuk 3 H yang belum dipanen.

Kepala dinas pertanian Gayo lues, Juanda Syahputra mengatakan kecamatan Blangpegayon memiliki potensi lahan yang luar biasa Kekuatan produksi Blangpegayon terhitung Januari sampai September tahun ini dengan hasil panen menembus angka produktivitas 8 ton. Namun Juanda mengakui yang masih menjadi persoalan saat ini adalah tidak stabilnya harga pasar yang dapat menjepit para petani. Pasalnya per 1 kg bibit dijual dengan Rp. 80.000 dengan nilai jual disekitar Rp. 20.000/kg.

Selaku Dinas Pertanian Aceh, Ir. Cut Huzaimah menyauti laporan tersebut Ia berjanji akan menyalurkan bibit dan pupuk yang dibutuhkan oleh para petani sebagai bentuk dukungan untuk Kabupaten Gayo Lues. Sebagai bentuk kesungguhannya, Huzaimah dalam kunjungannya kali ini menyerahkan sejumlah pupuk, benih, sampai dengan obat - obatan serta 2 unit mesin pengolahan cabe kering dan cabe basah yang di serahkan kepada petani.

Ia juga berharap agar para petani membenahi masa tanamnya Ia menjelaskan jika kabupaten Gayo Lues mampu menyediakan barang produksi konsisten dalam setahun, hal ini akan membuka peluang kerja sama dengan perusahaan atau bahkan kemungkinan untuk membuka pabrik pengolahan barang produksi.

***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!