Pemko Subulussalam Raih Penghargaan Dari LKPP Tingkat Aceh 

Pj Walikota Subulussalam, Azhari, S.Ag M.Si bersama Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Kota Subulussalam, Skar Fharaby, ST, MT melakukan foto usai menerima penghargaan dari LKPP.Mansah Berutu /Bimcmedia

Bimcmedia.com,Subulussalam -Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdako Subulussalam meraih penghargaan Kematangan UKPBJ Level 3 (Proaktif).

Penghargaan itu diberikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).Penghargaan itu diberikan atas pencapaian memenuhi kelengkapan atribut pada sembilan variabel (9/9) untuk mencapai kematangan UKPBJ proaktif.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Bimcmedia.com, Kamis 27/06/2024) Pj Walikota Subulussalam, Azhari, S.Ag, M.Si, menjelaskan, Pemko Subulussalam mendapatkan penghargaan tingkat kematangan level 3 proaktif lantaran telah menjalankan fungsi pengadaan barang/jasa dengan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pelanggan melalui kolaborasi, hingga penguatan fungsi perencanaan bersama pelanggan internal maupun eksternal.

Atas capaian itu Azhari berterima kasih kepada Bagian Pengadaan Barang/Jasa yang terus pro aktif sebagai sebagai UKPBJ yang menjadi pusat keunggulan pengadaan (Procurement Center of Excellence).Utamanya sejalan dengan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) yang tertuang dalam Perpres No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Maupun Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

"Terimakasih atas dukungan dan support dari seluruh stakeholder sehingga Kota Subulussalam dapat mencapai level ini,"Ujar Azhari

Diterangkan terkait tingkat kematangan unit kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Level 3/Proaktif sendiri merupakan standar minimum yang wajib dimiliki oleh UKPBJ Pemerintah Daerah. Pada level ini, UKPBJ menurut Azhari dituntut untuk memiliki tata kelola profesional, organisasi yang adaptif, melakukan pembelajaran yang berkelanjutan dan kolaboratif dengan stakeholder.

"UKPBJ sebagai agen pengadaan berperan strategis dalam pencapaian tujuan pemerintah. Selain itu pencapaian tersebut juga sebagai bukti peningkatan kapabilitas dan tata kelola berkesinambungan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Kota Subulussalam, Skar Fharaby, ST, MT menambahkan, kesembilan variabel yang dimaksud terdiri dari managemen pengadaan, managemen penyedia, manajemen kinerja, dan manajemen resiko, pengorganisasian, tugas dan fungsi, perencanaan SDM, pengembangan SDM dan sistem informasi.

"Terkhusus Provinsi Aceh hanya 5 Kab/Kota yang telah memiliki variable Level 3 (Proaktif) salah satunya kota Subulussalam yang kita cintai ini,"Ucapnya

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!