Penyegelan Kantor PT. Mapoli Raya Masih Berlanjut

bimcmedia.com, Meulaboh : Aksi karyawan PT. Mapoli Raya di kawasan Alue Kuyun Kecamatan Woyla Timur Aceh Barat hari Jum’at (9/10/2020) melakukan unjukrasa menuntut pembayaran gaji pekerja yang sudah tiga bulan menunggak.

Kantor PT. Mapoli Raya disegel Karyawan Jumat lalu hingga Minggu (11/10/2020) belum dibukak/bimcmedia.com/ Foto : zul fahri.

Akibat tidak ada kepastian jawaban Managemen perusahaan saat itu terkait kapan diselesaikan gaji karyawan, akhirnya para peserta demontrasi yang berjumlah ratusan menyegel kantor Mapoli sehingga management perusahaan tak bisa lagi masuk kedalam.

Ketua Serikat Pekerja SPAI _ FSPMI PT. Mapoli Raya Zul fahri kepada bimcmedia.com Minggu (11/10/2020) menjelaskan, kantor Perusahaan yang disegel sejak hari Jum’at sampai saat ini belum dibuka

” Segel kantor baru dibuka setelah ada jawaban kapan gaji karyawan dibayar, karena penyegelan itu terjadi karena management tidak ada kejelasan pembayaran upah pekerja” Jelasnya

Zul mengatakan, kantor tersebut saat ini dikawal oleh karyawan agar segel tak dibuka, namun pengawalnya hanya beberapa orang saja termasuk security, yang lain distanbykan dirumah demi mencegah terjadi sesuatu bersifat Negatif

” Kita beri waktu satu minggu untuk mendapat kepastian terhadap gaji karyawan, bila itu tidak ada makanan akan dimobilisasi massa menuju gedung DPRK nantinya” Ungkap ketua

Karyawan perusahaan sawit berharap kepada pemerintah Kabupaten Aceh Barat agar segera turun menyelesaikan masalah, karena dalam Perjanjian bulan Februari lalu pihak eksekutif mengetahui persoalan yang terjadi, dasar itu berlarut hingga saat ini, katanya

Serikat pekerja memberi waktu satu minggu ke pihak Management perusahaan dan Pemkab, karena pihaknya telah menyurati pemerintah sebelumnya, bila itu tidak digubris maka organisasi buruh tersebut akan memobilisasi massa ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), ancamnya

Dikonfirmasi pihak perusahaan, sampai berita ini dikirim ke redaksi belum ada balasan pesan SMS yang dikirim ke humas Mapoli.

(FL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: