Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, APEL Aceh dan Sejumlah Pemuda Adakan Nonton Bareng

Bimcmedia.com
Bimcmedia.com | Foto Bersama pemateri dengan pemuda dalam NOBAR film BARADWIPA/Ist

Bimcmedia.com,  Meulaboh : Aliansi Peduli Lingkungan (APEL) Aceh lakukan dan sejumlah pemuda adakan kegiatan Nonton Bareng film "BARADWIPA", kegiatan itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang di laksanakan di Aula SOS Childrens Village Meulaboh, Aceh Barat pada, Minggu (5/6/2022).

Kegiatan nonton bareng film BARADWIPA bersama pemuda Barat Selatan Aceh tersebut selain diadakannya untuk memperingati Haling hidup sedunia namun juga bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan baru bagi pemuda terhadap pentingnya peduli lingkungan saat ini baik dari segi positif maupun negatif.

Nobar film BARADWIPA yang berlangsung sejak Ba'da Isya hingga jam 12 malam itu di isi ketiga Narasumber di antaranya Wahyu Nurdin selaku Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar yang terpilih, Iwan DS salah satu Dosen dari Universitas Teuku Umar ( UTU ) ia juga selah satu pencinta alam dan terakhir dari aliansi peduli lingkungan ( APEL ) sendiri.

Hal itu disampaikannya langsung oleh Ketua APEL Aceh , Rahmad Syukur kepada media pada, Senin (6/6/2022). "HaLing hidup sedunia pada hari Minggu kemarin tepatnya 5 Juni, kita agendakan untuk melakukan nonton bareng film BARADWIPA guna untuk membuka pikiran dan pandangan serta wawasan pemuda bahwa hari ini alam kita sedang tidak baik-baik saja, harapannya dengan kegiatan nobar film ini mampu mendorong semangat baru pemuda yang melintasi dalam merubah semua hal untuk kemaslahatan umat khususnya dalam lingkungan," ucapnya.

Sementara itu Iwan DS salah satu Narasumber menyebutkan bahwa berbagai kerusakan alam sudah terjadi, penyakit muncul, dan ekonomi menurun hal ini di sebabkan lingkungan yang sudah tidak baik lagi, hari demi hari alam di penuhi dengan asap, debu dan kerusakan yang sangat di sayangkan dalam hal ini tentu harus sama sama menjaganya

Kemudian Wahyu Nurdin merupakan Narasumber juga mengatakan bahwa lingkungan merupakan kebutuhan kita dan anak cucu selanjutnya, jika alam rusak maka rusaknya regenerasi kita, baik dari segi kehidupan, ekonomi, sosial dan terutama lingkungan hidup.

Wahyu juga menyebutkan bahwa ia bersama menteri-menterinya ke depan akan berkolaborasi dengan APEL Aceh guna untuk membuat program yang tujuannya untuk menyadarkan semua orang bahwa penting lingkungan bagi kehidupan dan keberlangsungan kehidupan untuk generasi anak cucu, sehingga dalam hal lingkungan harus sama-sama dan saling menjaga.

Dalam hal tersebut berdasarkan pantauan pewarta di lapangan kegiatan tersebut bukan hanya sekedar nobar biasa, akan tetapi juga ada diskusi hangat yang mengangkat isu yang ada di sepanjang pantai barat selatan aceh.

---

Mus

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!