PII Adakan Basic Training, Bentuk Calon Kader Peka Kebijakan Publik Tak Pro Rakyat

Ketua Umum Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Aceh Barat, Reza Fahmi A. Latif (Kanan) Alfian Akbar Selaku Panitia Pelaksana Kegiatan LBT (Kiri) | Ist

Bimcmedia.com, Meulaboh: Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Aceh Barat mengadakan Kegiatan Leadership Basic Training (LBT) atau Latihan kepemimpinan Dasar sebagai salah satu tujuan untuk membentuk kader yang peka terhadap kebijakan Publik Tak pro Rakyat, Minggu (26/03/2023).

Pengurus Wilayah (PW) PII Aceh Dapertemen Bidang Pembinaan dan Pengembangan Organisasi sekaligus Ketua Panitia, Alfian Akbar mengatakan, untuk menjadi seorang pemimpin diperlukan terlebih dahulu basic kepemimpinan yang terampil dengan cara dipupuk sejak usia SMA dan Perguruan Tinggi.

"Dimulai tanggal 13 hingga 30 Maret 2023, kita membuka pendaftaran sekaligus pengrekrutan calon kader akan mengikuti LBT selama enam hari di Kampus lama STAIN TDM Gampa, kegiatan ini di inisiasi PD Bekerjasama dengan PW PII Aceh," imbuhnya.

Dirinya meyakini setiap calon kader mengikuti LBT dipastikan secara fundemental mampu menghadapi berbagai persoalan baik internal maupun eksternal, serta mampu menjadi pemimpin di masa depan.

"Jika didiskusikan sejarah PII mulai masa Belanda sampai PKI, sebelum atau pasca reformasi terlalu panjang. Tentunya ada banyak pemimpin lahir dari rahim tubuh PII baik berkancah di tingkat daerah, provinsi maaupun pusat, tokoh PII ini dahulu selalu mengedepankan tujuan PII dan menegakkan Izzul Islam wal Muslimin." Pungkasnya

Sejatinya pembentukan jiwa pemimpin itu tertata rapi secara sistematis dalam wadah organisasi mahasiswa kampus pun kemasyarakatan dan pemuda, membina calon pemimpin masa depan melalui pendidikan karakter.

Salah satunya seperti organisasi yakni Pelajar Islam Indonesia (PII). Organisasi tertua di Indonesia lahir Ahad 4 Mei 1947 Masehi pasca kemerdekaan, bergerak fokus dibidang pendidikan, kebudayaan, sosial dan dakwah.

Itu dikatakan Ketua Umum Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Aceh Barat, Reza Fahmi A. Latif, Minggu 26 Maret 2023, "Kala itu organisasi ini lahir melalui ide gagasan pendiri yakni Yoesdi Ghazali beserta sahabat-sahabat nya," sebut Reza.

Dijelaskannya, PII bangkit guna menjawab persoalan negara saat penjajah Belanda memporak-porandakan akal sehat generasi bangsa, kekejian Belanda kala itu menciptakan adanya dualisme pada sistem pendidikan.

Akibatnya berdampak terpecah belah antara siswa mengenyam pendidikan di sekolah umum dan santri mengenyam pendidikan di Pasantren. Kedua kubu ini saling menuding, mencela dan membuli bahkan berkelahi.

Faktor itu terutama membulatkan tekad Yoesdi Ghazali bersama sahabatnya, mendirikan PII di bumi pertiwi hingga sampai kekinian eksistensinya bertahan di berbagai daerah kabupaten/kota hampir seabad lamanya.

Awal kebangkitan PII 1947 menjadi kewajiban PII mengadakan pengkaderan, maka kata Reza, bertepatan pada Kamis 30 Maret 2023, PD PII Aceh Barat kembali menggelar Leadership Basic Training (LBT) atau Latihan Kepempimpinan Dasar bagi siswa, santri, pemuda dan mahasiswa untuk kesekian kalinya di Bulan Ramadhan.

"Kita mengajak seluruhnya untuk pintar bersama, mengasah pola pikir kearah lebih baik berjiwa muslim cendikia pemimpin, tentunya menggali potensi bakat pada diri generasi agar dapat dikembangkan, serta membetuk jiwa sosial lagi kritis terhadap kebijakan pejabat publik tidak pro rakyat," tutupnya

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!