PJ Bupati Simeulue Rotasi Pejabat, Dodi Juliardi Bas Jabat Kepala BPKD

Bimcmedia.com
Bimcmedia.com | PJ Bupati Simeulue, Ahmadlyah, saat melantik Dodi Juliardi Bas, S. STP., M.M., dan sejumlah pejabat tinggi lainnya. Foto/Doc Pemkab Simeulue.

Bimcmedia.com, Sinabang; Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Simeulue, Ahmadlyah, kembali melakukan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, dilingkungan pemerintah setempat, pada Rabu (01/11/2023).

Dodi Juliardi Bas, S. STP., M.M., sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Pol PP/WH kini dipercaya menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Simeulue.

Sementara itu jabatan Kasat Pol PP/WH Kabupaten Simeulue kini dijabat Novikar Setiadi., S. STP., M. Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Disperindagkop dan UKM.

Selain melantik Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Kasat Pol PP/WH, Ahmadlyah juga melantik sejumlah pejabat lain, diantaranya.

Syuhelmi, SP., sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simeulue. Sahirman, S. Ag., M. Si., sebagai Kepala Dinas Syari'at Islam dan Pendidikan.

Kemudian Isdawati., SP., sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Ferry Afrizal, S. TP., M. A. P., Sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Simeulue.

M. Arif, SH., menjabat Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM).

Terakhir T. Ridwan, SP., sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik dan Marlian, S. I. P., Sebagai Staf Ahlai Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, Ahmadlyah, mengatakan, mutasi yang dilakukan bukan hanya sekedar penyegaran akan tetapi merupakan upaya peningkatkan profesionalitas pejabat serta memenuhi tuntutan dinamisasi dalam birokrasi pemerintahan.

"Para penjabat yang baru saja diambil sumpah dan pelantikannya diharapkan akan tetap menjadi pejabat profesional yang selalu setia dan taat terhadap regulasi, " Kata Ahmadlyah dalam arahannya.

Melalui mutasi dan rotasi jabatan tersebut, Ahmadlyah juga berharap pejabat yang baru dilantik dapat memiliki kompetensi penuh pada setiap posisi yang diduduki.

"Selain itu kemampuan teknis dibutuhkan pada jabatan baru, oleh karena itu sebagai seorang pimpinan yang baru diharuskan membangun harmonisasi terhadap seluruh jajaran," Tutup Ahmadlyah.

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!