PNS Dihapuskan, Digantikan dengan Jabatan Baru Ini

PNS
Ilustrasi Gambar PNS akan Dihapuskan | Sumber Foto : Radar Semarang

Bimcmedia.com, Nasional : Bima Haria Wibisana, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), mengatakan akan menilai jabatan fungsional Organisasi Kepegawaian Negara (ASN) atau PNS digantikan dengan jabatan baru. Hal ini disebabkan perkembangan teknologi digital memaksa banyak pekerjaan menghilang.

“Sekarang kita sedang mengkaji positioning fungsional, seperti apakah masih perlu organisasi pranata komputer? Karena organisasi pranata komputer itu sebenarnya hanya operator entri data. Atau berubah total?” Konferensi Staf Nasional 2022, Jum'at 22 Juli 2022 Sebagai mana pewarta kutip dari laman portal berita detikfinace.com

Bima percaya bahwa organisasi pranata komputer dapat bertransformasi menjadi pekerjaan lain yang tetap berjalan dengan baik. "Misalnya, tidak ada organisasi pranata komputer yang bisa menjadi perancang virtual, perancang manusia, insinyur AI, analis data besar," jelasnya.

Menurut Bima, IT administrator merupakan skill penting bagi PNS.

"Jadi masa depan pasti akan berubah," katanya.

Kedua, posisi yang bisa hilang dalam fungsi PNS adalah sebagai administrator. Menurutnya, posisi ini akan digantikan oleh teknologi digital.

"Butuh tenaga administrasi? Bisa diganti angka," ujarnya.

Ini berarti bahwa teknologi digital tidak hanya mengubah cara kerja, tetapi juga menghilangkan banyak pekerjaan. Saat itu, seorang pejabat yang mengatakan Bima kesulitan menggunakan angka juga menyindir. Menurut dia, pejabat yang mengeluhkan itu tidak mau belajar.

"Alasannya 'kita semakin tua," katanya. Nomor satu, dia tidak mau belajar, itu bukan sesuatu yang dia tidak bisa lakukan. Nomor dua, dia tidak bisa mengandalkan orang yang tidak mau. Untuk mengganti."

Omong-omong, PNS sebenarnya memiliki banyak fungsi. Selain manajer dan administrator TI, pekerja sosial, inspektur imigrasi, instruktur hukum, penilai pemerintah, lembaga keuangan anggaran negara, pemadam kebakaran, analis bisnis, perencana ruang, pengawas sekolah, pejabat kesehatan, guru, dokter, apoteker, instruktur sosial, dan lain lain.

***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!