Politisi Muda M. Khaisar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Beutong Banggalang.

Politisi Muda, M.Khaisar Caleg DPRA Dapil 10 menyalurkan bantuan sumbangan bagi masyarakat Beutong Banjir Bandang, melanda. | Ist

Bimcmedia.com, Nagan Raya : Politisi muda Muhammad Khaisar salurkan bantuan kepada warga di dua desa korban banjir bandang yang terjadi di Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. (Selasa, 29 /08/ 2023).

Diketahui bahwa, Beutong Ateuh Banggalang saat ini sedang dilanda musibah yakni Banjir Bandang, dimana dalam kejadian tersebut sejumlah rumah warga dan akses jalan terputus.

Kejadian tersebut bermula dari curah hujan deras yang tidak kunjung reda dimulai sejak sore hingga malam, akibat debit air di pegunungan yang begitu tinggi mengakibatkan longsor. Air, Batu serta pepohonan turun dan mengantam rumah warga, akan kejadian tersebut sebelas ( 11 ) Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengunsi dikarenakan rumah mereka dipenuhi air dan kayu.

Muhammad Khaisar, merupakan salah satu Calon Legislatif ( Caleg ) dari Partai Golongan Karya ( Golkar ) daerah Pemilihan (Dapil) sepuluh ( 10 ) yang sedang mempersiapkan dirinya untuk menuju gedung parlemen di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh ( DPRA ), sebagai salah satu calon termuda giat dalam persoalan sosial dan keagamaan.

Kepada pewarta Bimcmedia.com, M.Khaisar, begitu sapaan akrabnya mengatakan dirinya telah melihat langsung kondisi masyarakat Beutong Ateuh Banggalang pasca diketahui olehnya dilanda musibah Banjir Bandang terjadi pada Senin malam 29 Agustus 2023.

" Turut berdukacita atas musibah yang menimpa saudara kami di Beutong Ateuh, semalam saat saya mendapatkan informasi bahwa ada musibah saya bersama tim langsung menuju ke lokasi melihat langsung serta memberikan sedikit kemudahan untuk masa panik ini, saya sangat memahami ini adalah musibah yang tidak bisa dielakkan." Kata M.Khaisar

M.Khaisar menerangkan, dirinya bersama Tim juga melihat secara langsung dua ( 2 ) lokasi Desa yang terdampak parah akibat Banjir Bandang tersebut, diantaranya Desa Meurandeh dan Desa Babah Suak.

" Tadi, kami bersama tim juga melihat dua desa yang memang berdampak parah akibat Banjir Bandang, desa Meurandeh satu Kios warga rusak total, di Desa Babah Suak 2 jembatan Putus, satu lapangan hilang tertimbun longsor, kita juga berharap pihak pemerintah daerah untuk segera melihat dan memperhatikan kerusakan lingkungan dan kerugian."

***

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!