Polres Aceh Barat Dan Tim Gabungan Kembali Menjaring Pelaku Judi Online

Bimcmedia.com
Bimcmedia.com | Para pelaku Judi Online saat di amankan ke Mapolsek Setempat/Ist

Bimcmedia.com, Meulaboh; Tim gabungan yang terdiri dari Personil Kepolisian Resor Aceh Barat, Polisi Militer (POM) dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (SATPOL PP -WH) kembali menggelar razia para Pejudi Online (Chip Domino) di lima belas titik Wilayah Kota Meulaboh.

Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso melalui Kasat Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) AKP Riski Adrian mengatakan giat tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara yang Ke-76, dalam upaya menciptakan Keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kegiatan razia penjudi online masih dalam rangkaian hari Bhayangkara Ke- 76, Polres Aceh Barat berkomitmen untuk memberantas judi online yang akhir-akhir ini sudah meresahkan masyarakat," Pungkas AKP Riski Adrian dalam keteranganya kepada awak media, Kamis (23/06/2022)

Dalam kegiatan razia tersebut Tim Gabungan berhasil mengamankan sebanyak delapan orang pemain Chip Domino, para pelaku tersebut terdiri dari 1 (satu) orang (aktif) dan 7 (tujuh) orang (pasif).

Baca Juga :

CABOR Bulutangkis Aceh Barat Pesta Emas di GOR Teuku Umar

Delapan orang yang terjaring dalam operasi razia gabungan di antaranya berinisial JA (48), HA (22), BA (19), MA (22), Sy (24), T. H (30), Ay (19) serta Ye (18) yang masing-masing pelaku merupakan warga Kabupaten Aceh Barat.

Masih kata Kasat Reskrim, berdasarkan barang bukti yang ditemukan petugas di lapangan yakni beberapa unit handphone jenis android yang digunakan pelaku untuk bermain judi online (Chip Domino).

Selanjutnya kedelapan pelaku itu di amakan ke Mapolsek Kaway XVI setempat untuk dilakukan pembinaan berupa penanaman rasa cinta tanah air yang diakhiri dengan membuat surat pernyataan oleh masing-masing pelaku.

"Kedelapan pelaku kita di bawa ke polsek Kaway XVI setempat untuk dilakukan pembinaan berupa penanaman rasa cinta tanah air yang diakhiri dengan membuat surat pernyataan tidak akan melakukannya lagi didepan petugas dan keluarganya masing-masing," Tutup Kasat Reskrim AKP Riski.
---
[RMa]

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!