PT. PAAL Diminta Angkat Kaki, Masyarakat Empat Gampong Resah

bimcmedia.com, Meulaboh : Terkait dengan Pernyataan Ketua forum Persaudaraan Keuchik Sofyan Suri di media ini sabtu (03/10/2020) yang meminta PT. PAAL segera angkat kaki dari Aceh Barat sudah melukai hati rakyat 4 gampong di kecamatan woyla.

Rapat 4 Keuchik terkait Keresahan Warga atas permintaan Forum Persaudaraan Keuchik terhadap PT. PAAL, Senin malam(5/10/2020) /Ist

Atas permintaan supaya perusahaan tersebut segera angkat kaki karena ada sedikit dugaan sengketa lahan dengan warga di kecamatan woyla Barat, kini Masyarakat di 4 Gampong yang keseharian bekerja di perusahaan tersebut resah dan khawatir bila benar itu terjadi, demikian disampaikan 4 pimpinan Gampong kepada bimcmedia.com senin malam (5/10/2020) masing-masing Keuchik ie itam tunong Safrijal ,Keuchik Ie itam Baroh, M. Ali, Keuchik blang cot rubek Miswar dan Junaidi keuchik Blang cot mameh.

“Bila PT. Paal angkat kaki dari Aceh Barat maka lebih 500 orang Masyarakat gampong kami hilang pekerjaan, Bagaimana Nasib Mereka nantinya” ujar M. Ali dibenarkan rekan lainnya saat rapat kecil dirumah keuchik ie itam tunong senin malam.

Baca juga :

Forum Persaudaraan Keuchik Minta PT. PAAL Segera Angkat Kaki dari Aceh Barat

PT. PAAL RAPAT DENGAN MASYARAKAT, KACA DI MEJA DEWAN PECAH

Forum Keuchik Kecam Teror Anggota DPRK Aceh Barat


Menurut Keuchik Jal, Pernyataan ini kami sampaikan melalui media bukan untuk membela pihak perusaan tetapi karena mengingat hampir 90% warga kami sebagai pekerja di perusahaan tersebut. Mereka sudah nyaman disana, dasar itulah Kami menyampaikan keluhan warga pada publik.

Bagj Kami para Keuchik 4 gampong mestj mendengar jeritan Masyarakat, sejak berita permi taan agar PT. PAAL angkat kaki dari Aceh Barat para pekerja di perusahaan itu yang merupakan penduduk kami gundah dan resah, hampir tiap hari bertanya pada aparatur gampong, benar perusahaan akan ditutup.? Terang para Keuchik

Selaku pimpinan gampong tugas kami menenangkan Masyarakat dan kami berharap pihak pemerintah kabupaten segera memberikan penjelasan terkait dugaan sengketa lahan di woyla barat, agar Masyarakat bisa kembali tenang serta dapat bekerja dengan nyaman, kata miswar diiyakan rekan lainnya.

(FL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: