Breaking News

PT. Prolog Belum Perbaiki Pelabuhan, PD. Pakat Beusare Mengadu Ke DPRK

Laporan ,
Direktur Utama Perusahaan Daerah Pakat Beusare Fajar Hendra Irawan
Direktur Utama Perusahaan Daerah Pakat Beusare Fajar Hendra Irawan/bimcmedia.com/Isy

bimcmedia.com, Meulaboh :Hingga awal desember 2020 kerusakan pelabuhan jetty Meulaboh yang disebabkan oleh pembongkaran tiang pancang oleh PT. Prolog Bumi Indonesia milik proyek PLTU 3-4 beberapa bulan lalu belum diperbaiki oleh managemen perusaan tersebut

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pakat Beusare Fajar Hendra Irawan kepada bimcmedia.com rabu (2/12/2020) mengatakan, Terkait kerusakan pelabuhan yang diakibatkan dari pembongkaran tiang pancang oleh Pt. Prolog, perusahaan Daerah Pakat Beusaree sudah menyurati managemen perusaan itu sebanyak tiga kali

Selain itu pihaknya juga sudah dimediasi rapat dengan prolog oleh pihak pemda tentang perbaikan pelabuhan beberapa kali seperti di dinas perhubungan satu kali di kantor dinas PUPR dan di ruang rapat wakil bupati juga sudah, saat itu dari pt.prolog hadir pak suminto, jelasnya

"Mereka selesai rapat selalu berjanji akan memperbaiki pelabuhan tapi sampai saat ini belum kunjung juga dikerjakan" kata fajar

Terakhir seminggu belakang PD pakat Beusare duduk kembali diruang sekda untuk tindak lanjut perbaikan pelabuhan jetty Meulaboh , pihak prolog herman wijaya dihubungi melalui telepon mengaku berada di medan, Mereka menjawab dalam dua hari ini akan ada anggota nya yang akan turun kelapangan, ungkap fajar menerangkan

Setelah dua hari, benar ada datang utusan dari pihak prolog namanya tidak diketahui siapa, yang menerima dan survey kelapangan saat itu Kadis PUPR Bapak Kurdi, setelah diberitahu bahwasanya ada utusan prolog melakukan survey kelapangan dan sudah bersamanya Pak Kurdi di pelabuhan, dirinya langsung ke pelabuhan namun sesampai di pelabuhan Mereka sudah pulang, ungkap fajar

"Saya hubungi Kadis PUPR menanyakan perkembangan, Kurdi menjawab bahwa Mereka akan hitung kembali biaya renovasi pelabuhan, namun sampai sekarang pihaknya belum tanya kembali bagaimana kelanjutannya" ungkapnya

Dirut juga menambahkan, Selain perbaiki pelabuhan, pihak prolog juga belum menyelesaikan invoice dengan nominal sebanyak 54. Juta lebih.

Karena lambatnya respon pihak perusahaan PT. Prolog untuk memperbaiki pelabuhan, akhirnya PD Pakat Beusare menyampaikan keluhan ke pihak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) saat diundang ke RDP target PAD 2021 sekaligus meminta bantu dimediasi pertemuan agar pelabuhan segera diperbaiki Mereka. Sebutnya

Pihak PD. Pakat Beusaree akan menunggu hingga Desember tahun ini, Bila tidak ada kesimpulan nantinya akan dimusyawarahkan dengan Dewan pengawas guna mengambil langkah lanjutan, termasuk pertimbangan untuk langkah hukum, tutupnya

---

(FL)

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!