PTQ RRI Telan biaya Milyaran Rupiah, Gubernur Aceh Hanya Bantu Ini

PTQ RRI
Wapres RI KH.Makruf Amin didampingi Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat jelang pembukaan PTQ RRI ke-52 di Takengon Aceh tengah dua hari lalu | ist

Bimcmedia.com, Takengon : Pekan Tilawatil Quran (PTQ) tingkat Nasional ke-52 yang digelar oleh Radio Republik Indonesia (RRI) di Aceh tengah menelan biaya Milyaran rupiah. Dalam menyukseskan kegiatan tersebut Gubernur Aceh Nova Iriansyah ikut mendukung dengan membantu satu ucapan selamat

Event Pekan Tilawatil Qur'an (PTQ) Radio Republik Indonesia RRI tingkat nasional Ke 52 yang akan ditutup Malam Nanti Oleh Wakil Menteri Agama (WAMENAG) RI, di Kabupaten Aceh Tengah menghabiskan anggaran mencapai Rp3,4 miliar. Sumber dana itu dari RRI sebesar Rp1,8 miliar dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebesar Rp1,6 miliar.

Dari detail anggaran tersebut, masih kekurangan sebesar Rp900 juta. Beragam upaya dilakukan Pemkab Aceh Tengah untuk menutupi kekurangan tersebut, termasuk sebelumnya telah menyurati Gubernur Aceh untuk berkontribusi memberi suntikan dana dalam ajang tersebut, sepertinya tidak berhasil

"Sejauh ini yang kami terima laporan, Gubernur Aceh hanya memberi ucapan selamat dalam kegiatan nasional ini," ungkap Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar kepada media, Sabtu (16/04/2022)

Jika menurut nomenklatur, kegiatan tersebut adalah ranah  Pemerintah Aceh, seharusnya didalam pelaksanaannya terdapat tanggung jawab Gubernur Aceh, bukan hanya Bupati Aceh Tengah sebagai tuan rumah kegiatan. Ungkapnya

Pihaknya sempat mengajukan untuk suntikan dana ke Pemerintah Provinsi Aceh pada April tahun lalu. Namun surat itu dijawab supaya menggunakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) milik kabupaten, Surat yang dilayangkan itu sekaligus untuk menghitung berapa kekuatan Pemerintah Provinsi Aceh untuk mensupport dana dalam kegiatan tersebut.

"Sudah disampaikan kepada Gubernur Aceh, namun jawaban Gubernur meminta dipergunakan Anggaran BTT Kabupaten," ujar Shabela.

Biaya Tidak Terduga (BTT), kata Shabela disampaikan secara tersurat kepada pemkab, di dalamnya disebutkan jika dianggap mendesak, namun tidak melanggar perundang-undangan.

Atas dasar itu, pihaknya melakukan penggalangan dana kepada pihak swasta, termasuk kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan BUMD di Kabupaten Aceh Tengah. Tambahnya

"Semua mengharapkan dana Coorporate Sosiality Responsibility (CSR )dari Bank Aceh, ada pun Badan Usaha Milik Negara  (BUMN) hanya menyumbang kecil dalam acara ini, kami sedikit kecewa. Ini adalah momen terbaik kita gelar di Aceh Tengah," ungkapnya

Seharusnya semua pihak bergandengan tangan dalam event itu. tidak hanya tertumpu pada satu pihak. Tekan shabela

"Allhamdulillah acara masih berjalan lancar, tidak tentu juga dengan anggaran  besar kegiatan ini sukses, yang penting kekompakan dan kebersamaan, itu saja," ujar bupati menyemangati panitia.

Sebagaimana diketahui, Pekan Tilawatil Qur'an (PTQ) RRR ke -52 Tah n ini digelar di Aceh dan dibuka oleh Wakil presiden Makruf Amin beberapa hari lalu, rencana akan ditutup oleh WAMENAG , kegiatan tersebut menelan biaya Rp 4,5 M, Gubernur Aceh hanya membantu ucapan selamat dan membalas surat permohonan Bupati Aceh tengah. []

Komentar

Loading...
error: Content is protected !!