Rakyat Rela Beli Sticker Bodong Untuk Isi BBM Subsidi

bimcmedia.com, Meulaboh – Pemerintah Aceh melakukan penertiban terhadap pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dengan memasang stiker yang bertanda khusus. Mobil yang mendapatkan stiker pun harus sudah di data oleh petugas SPBU dengan memeriksa tanda lunas bayar pajak.

Keterangan: Stiker BBM Subdisi / Foto: Dimas

Namun seiring waktu dalam sepekan ini aksi cetak stiker bodong mulai diperjual-belikan di Kota Meulaboh dengan harga Rp 15000 hingga Rp 20000 perlembar. Hal ini diakui oleh salah seorang warga Aceh Barat yang namanya tak mau disebutkan.

“Saya belinya di toko stiker harganya 15 ribu 1 lembar. Karena kalau isi minyak di SPBU nggak ada pasang stiker petugas tidak mau mengisi BBM bersubsidi, ” ucapnya kepada bimcmedia.com di Meulaboh Minggu (30/08/2020).

Stiker cetakan oknum nakal diperhatikan oleh wartawan bimcmedia.com berwarna kabur dan garis lebih kasar.

“Saya dapat informasi jual stiker ini juga dari masyarakat. Kalau bicara salah, kita sama sama butuh minyak subsidi. Kita beli ini karena di SPBU sudah tidak disediakan lagi,” ucapnya.

Penertiban distribusi BBM Subsidi di Aceh berdasarkan peraturan Pemerintah Aceh bekerja sama dengan Pertamina dan Hiswana Migas melakukan penempelan stiker bagi kendaraan pengguna BBM bersubsidi.

Kegiatan penempelan stiker dilakukan serentak di 126 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Aceh. Pemerintah Aceh telah menerbitkan Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 540/9186 tahun 2020 terkait program penempelan stiker tersebut.

Penulis: Dimas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: